Wali Kota Medan Lantik Direksi PUD dan Canangkan Program Modernisasi Menyeluruh

55

MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas mengambil langkah strategis untuk membenahi badan usahanya. Pada Senin, 5 Januari 2026, Rico Waas secara resmi melantik jajaran direksi baru tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD) Kota Medan untuk periode jabatan 2026-2030.

Pelantikan ini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum bagi pembenahan dan modernisasi menyeluruh terhadap perusahaan milik daerah.

Wali Kota melantik direksi untuk tiga PUD utama:
1. PUD Pasar Kota Medan:
· Direktur Utama: Anggia Ramadhan
· Direktur Operasional: Agus Syahputra
· Direktur Administrasi & Keuangan: Bobby Zulkarnain
· Direktur Pengembangan & SDM: Rudiansyah
2. PUD Pembangunan Kota Medan:
· Direktur Utama: Karya Septianus Bate’e
· Direktur Operasional: Surya Kurniawan
· Direktur Umum & Keuangan/SDM: Endang Junaidi
· Direktur Pengembangan: Wendy Meilanda
3. PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan:
· Direktur Utama: Irwansyah Gultom
· Direktur Operasional: Jadi Pane
· Direktur Umum & Keuangan: Ardiansyah
· Direktur Pengembangan: Rosmidawati

Arahan dan Fokus Pembenahan

Dalam arahannya, Rico Waas menekankan bahwa pelantikan ini harus menjadi awal semangat baru untuk pengelolaan yang profesional dan kontributif. Ia memberikan mandat khusus kepada masing-masing PUD:

· Untuk PUD Pasar: Fokus pada modernisasi pasar tradisional menghadapi tantangan teknologi dan perubahan pola belanja masyarakat. “Banyak keluhan pasar sepi dan fasilitas kurang. Bagaimana caranya pasar kita tetap diminati di tengah perkembangan teknologi ini?” tegas Waas.

Ia meminta peningkatan fasilitas dan strategi menarik minat pedagang muda.
· Untuk PUD Pembangunan: Prioritas pada optimalisasi aset daerah. Aset yang dimiliki harus dimaksimalkan manfaatnya dan tidak boleh menjadi beban. “Aset yang kita miliki harus dimaksimalkan. Jangan sampai aset daerah justru menjadi beban,” ujarnya.
· Untuk PUD RPH: Diingatkan untuk menyusun strategi jitu meningkatkan kualitas dan kinerja. “Rumah Potong Hewan jangan sampai menjadi perusahaan yang sakit. Bapak Ibu… harus punya strategi yang jitu,” pesannya.

Harapan untuk Kontribusi Nyata

Rico menegaskan bahwa jabatan ini adalah bentuk pengabdian. “Ini bukan soal status jabatan atau posisi, tetapi pengabdian untuk Kota Medan. Perusahaan daerah adalah ruang bisnis dan ruang usaha bagi Medan,” pungkasnya.

Ia berharap kepemimpinan baru ini membawa warna dan semangat baru agar PUD dapat “melesat, sehat, dan menghasilkan profit” bagi kemajuan ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Pelantikan ditutup dengan penyerahan surat keputusan simbolis serta pengambilan sumpah dan janji jabatan, dengan pesan kuat untuk bekerja penuh integritas dan menjunjung tinggi hukum. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com