Dari Como ke Stamford Bridge? Hazard Beri Sinyal Kuat Fabregas Cocok Gantikan Posisi Pelatih Chelsea
JAKARTA – Mantan gelandang maestro Chelsea, Cesc Fàbregas, sedang membangun karier kepelatihan yang gemilang di Italia. Di bawah asuhannya, Como 1907 tidak hanya berhasil bertahan di Serie A musim lalu, tetapi kini bahkan menjadi pesaing serius di papan atas!
Saat ini, Como menduduki posisi keenam klasemen dengan 41 poin, hanya selisih empat poin dari zona Liga Champions yang ditempati Juventus.
Transformasi yang dilakukan Fàbregas cukup fenomenal. Dalam 70 pertandingan yang sudah dijalani, ia membawa timnya meraih 30 kemenangan, 20 imbang, dan 20 kekalahan.
Statistik solid ini membuktikan bahwa pemain legendaris asal Spanyol itu memiliki visi taktis yang tajam dan kemampuan manajerial yang matang.
Kesuksesannya di Como tidak luput dari perhatian dunia sepakbola, terutama dari mantan rekan setimnya yang juga legenda Chelsea, Eden Hazard.
Dalam wawancara eksklusif dengan Football Italia, Hazard secara terbuka mengungkapkan keyakinannya bahwa Fàbregas sudah siap untuk kembali ke Stamford Bridge bukan sebagai pemain, melainkan sebagai sang juru taktik.
Baca Juga : Napoli vs Chelsea: Kapal Conte Masih Terombang-ambing di Tengah Badai
“Sebenarnya, kami sempat berbincang musim panas lalu,” aku Hazard. “Saya katakan padanya, dia adalah salah satu gelandang terbaik sepanjang sejarah dan sudah ditakdirkan untuk menjadi salah satu pelatih terbaik juga. Saya jelaskan bahwa sudah waktunya baginya kembali ke Chelsea. Ia menanggapinya dengan canda, tapi saya sungguh percaya.”
Hazard, yang menyatakan diri sebagai penggemar berat Chelsea, bahkan membayangkan reunion emosional di London Barat.
“Sebagai penggemar Chelsea, saya menginginkan yang terbaik untuk klub. Itu sebabnya saya bermimpi melihat Cesc duduk di kursi pelatih mereka, sementara saya duduk di tribun, menikmati pertunjukannya,” tambahnya penuh harap.
Dukungan Hazard ini datang di momen yang krusial bagi Chelsea. Performa The Blues di bawah Liam Rosenior dinilai belum maksimal, terbukti dengan kegagalan terbaru mengantarkan tim ke final Piala Liga Inggris. Tekanan terhadap kursi kepelatihan pun semakin tinggi.
Potensi kepulangan Fàbregas ke Chelsea sebagai pelatih bukan hanya sekadar nostalgia. Ia adalah produk dari filosofi sepakbola menyerang yang elegan, memahami DNA klub dari masa kejayaannya, dan kini membuktikan kapasitas kepelatihannya di liga kompetitif seperti Serie A.
Mimpi Hazard bisa jadi adalah aspirasi jutaan suporter Chelsea yang merindukan stabilitas dan identitas permainan.
Akankah manajemen Chelsea mendengarkan “restu” dari Eden Hazard dan mempertimbangkan Cesc Fàbregas sebagai solusi jangka panjang? Perkembangan karier Fàbregas di Como dan situasi panas di Stamford Bridge membuat rumor ini layak untuk diikuti terus.
Cesc Fàbregas membuktikan diri sebagai pelatih potensial dengan prestasi nyata di Como. Dukungan publik dari Eden Hazard telah membuka wacana menarik tentang masa depan kursi kepelatihan Chelsea. Apakah reunion epik di Stamford Bridge akan segera terwujud? (Red)