Ketua PASI Sumut Apresiasi Bobby Nasution: Kebijakan Bonus Atlet PON dan Peparnas Dinilai Manusiawi

228

MEDAN – Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Sumatera Utara (PASI Sumut), David Luther Lubis, mengapresiasi kebijakan Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution, yang menunjukkan perhatian besar terhadap kesejahteraan atlet.

Bobby Nasution tidak hanya menaikkan total bonus bagi atlet dan pelatih yang berprestasi di PON XXI/2024 Aceh-Sumut serta Peparnas Solo, tetapi juga mengambil alih beban Pajak Penghasilan (PPh) yang sebelumnya dibebankan kepada para penerima bonus.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kebijakan Pak Gubernur. Ini bukan sekadar soal prestasi, tetapi juga soal kemanusiaan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa beliau benar-benar peduli terhadap kesejahteraan atlet,” ujar David Luther usai mendampingi atlet dan pelatih dalam acara penyerahan bonus di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (25/3/2025).

David mengaku sempat merasa prihatin ketika mendengar bahwa PPh harus ditanggung oleh atlet dan pelatih. Terlebih lagi, pada awalnya, besaran bonus yang diberikan tidak mengalami peningkatan dibandingkan dengan PON Papua 2021.

Namun, ia merasa yakin bahwa kebijakan itu belum final. Keyakinannya terbukti ketika dalam acara penyerahan bonus, Bobby Nasution menunjukkan jiwa kesatria dengan secara terbuka meminta maaf kepada atlet dan pelatih jika ada hal yang belum sesuai harapan mereka.

Gubernur Sumut bahkan memperlihatkan sikap demokratis dengan memberi kesempatan kepada perwakilan atlet perorangan dan beregu untuk menyampaikan unek-unek mereka secara langsung.

“Salut buat Pak Gubernur. Setelah mendengar ‘curhat’ para atlet, beliau langsung mengambil keputusan yang membuat semua pihak merasa lega. Keputusannya menaikkan total jumlah bonus dan menanggung PPh benar-benar langkah yang patut diapresiasi,” tambah David.

Menurutnya, Bobby Nasution sangat memahami perjuangan seorang atlet untuk mencapai prestasi tertinggi.

“Mungkin Pak Gubernur tahu persis betapa beratnya perjuangan seorang atlet. Demi prestasi, mereka harus mengorbankan banyak hal, termasuk masa bermain mereka, karena harus terus berlatih tanpa henti,” ujarnya.

Di PON XXI/2024, atletik Sumut mencatat sejarah baru dengan menempati peringkat tiga besar nasional setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Atlet-atlet Sumut berhasil meraih enam medali emas, empat perak, dan dua perunggu, serta mencetak tiga rekor nasional dan empat rekor PON.

Menutup pernyataannya, David Luther Lubis mengajak seluruh insan olahraga untuk terus menjaga semangat dan membawa kebanggaan bagi Sumatera Utara melalui prestasi. “Mari kita buat Sumut bangga melalui prestasi olahraga,” pungkasnya.(FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com