Maroko Bakal Jegal Laju Skotlandia
MEDAN – Persaingan di Grup C Piala Dunia 2026 memasuki fase krusial saat Skotlandia menghadapi Maroko di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Sabtu (20/6/2026). Pertandingan ini berpotensi menentukan tim pertama yang memastikan langkah ke fase gugur.
Skotlandia memimpin klasemen sementara setelah meraih kemenangan 1-0 atas Haiti pada laga pembuka melalui gol tunggal John McGinn.
Di sisi lain, Maroko mencuri perhatian setelah berhasil menahan Brasil 1-1 dalam pertandingan yang memperlihatkan kualitas mereka sebagai salah satu kekuatan utama Afrika.
Skotlandia vs Maroko: Ujian Sesungguhnya Tartan Army
Bagi Skotlandia, kemenangan atas Haiti menjadi modal penting setelah penantian panjang 36 tahun untuk kembali merasakan kemenangan di Piala Dunia.
Namun pelatih Steve Clarke menegaskan bahwa Maroko adalah lawan dengan kualitas berbeda dibanding Haiti.
Ia bahkan menyebut Maroko sebagai tim yang memiliki kekuatan fisik, kecepatan, dan kualitas teknik yang sangat tinggi.
Secara taktik, Clarke diperkirakan tetap mengandalkan kekompakan lini tengah yang dipimpin John McGinn dan Andy Robertson sebagai motor serangan dari sisi kiri.
Namun Skotlandia kemungkinan akan bermain lebih pragmatis dan menunggu kesempatan melalui serangan balik cepat, mengingat hasil imbang sudah cukup menjaga peluang mereka lolos ke babak berikutnya.
Maroko justru datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses meredam Brasil. Tim asuhan M Quahbi menunjukkan organisasi permainan yang solid dan transisi menyerang yang efektif.
Dengan satu poin di tangan, kemenangan atas Skotlandia akan membawa mereka sangat dekat dengan tiket fase gugur.
Dari sisi sejarah, kedua negara hanya pernah bertemu sekali di putaran final Piala Dunia, yakni pada edisi 1998. Saat itu Maroko menang meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir fase grup.
Melihat performa laga pertama, Maroko sedikit lebih unggul dalam kualitas individu dan pengalaman bermain di level tertinggi. Namun dukungan besar Tartan Army dan disiplin permainan Skotlandia berpotensi membuat laga berjalan ketat. (RS)