Mesir Bungkam Selandia Baru 3-1, Pecah Kutukan 92 Tahun di Piala Dunia

179

VANCOUVER, BC Place — Dentuman sorak 54.500 penonton memecah langit malam Vancouver saat peluit panjang berbunyi.

Mesir baru saja menulis sejarah. Untuk pertama kalinya dalam 92 tahun perjalanan mereka di Piala Dunia, The Pharaohs merasakan manisnya kemenangan.

Tertinggal 0-1 di babak pertama, Mesir bangkit dengan dahsyat di paruh kedua dan menaklukkan Selandia Baru dengan skor 3-1 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026) pagi WIB.

Selandia Baru datang dengan misi mengguncang. Mereka langsung tampil agresif sejak menit awal, dan strategi itu berbuah manis di menit ke-15.

Berawal dari sepak pojok Tim Payne yang dikenal sebagai pesepak bola sekaligus influencer Instagram—Finn Surman melompat tanpa terkawal di muka gawang dan menyundul keras bola ke jaring Mesir.

Skor 1-0 untuk All Whites. Stadion BC Place sempat hening oleh pendukung Mesir yang hadir membanjiri tribun.

Mesir mencoba merespons. Omar Marmoush melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun kiper Max Crocombe masih sigap. Peluang terbaik The Pharaohs datang di menit ke-35.

Baca Juga : Prediksi Belgia vs Mesir Piala Dunia 2026 : Laga Penuh Drama

Tendangan bebas di tepi kotak penalti dioper kepada Mohamed Salah, tetapi tembakan kapten Liverpool itu masih melenceng tipis di sisi gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Mesir berubah drastis. Mereka tampil lebih agresif dan langsung menekan pertahanan Selandia Baru sejak sepak mula.

Gol penyeimbang akhirnya lahir di menit ke-58. Mohamed Hany mengirim umpan silang terukur ke kotak penalti, disambut tandukan sempurna Mostafa Zico. Skor 1-1! Zico merayakan dengan memberi isyarat kepada suporter Mesir yang bersorak histeris.

Lalu, momen keajaiban datang di menit ke-67. Zico dan Salah melakukan kombinasi satu-dua di sisi kanan serangan. Zico mengirim umpan tumit ke ruang kosong, dan Salah melepaskan tembakan kaki kiri yang meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang. Mesir berbalik unggul 2-1!

Salah mengepalkan tangan dan langsung dikerubungi rekan-rekannya. Saat diganti di menit ke-85, ia mendapat standing ovation dari puluhan ribu suporter Mesir yang membanjiri stadion.

Mesir tak berhenti. Di menit ke-82, sepak pojok Salah menemukan Trezeguet yang tanpa penjagaan. Pemain pengganti itu menyundul bola masuk, mengubah skor menjadi 3-1.

Selandia Baru berusaha mengejar, tetapi pertahanan Mesir tetap kokoh. Hingga menit ke-10 injury time, pendukung Mesir bersiul keras meminta wasit mengakhiri pertandingan.

Dan ketika peluit panjang akhirnya terdengar, seluruh stadion bergemuruh. Pelatih Hossam Hassan berkeliling lapangan dengan membawa bendera Mesir, merayakan kemenangan yang telah dinanti hampir satu abad.

“Ini adalah pencapaian besar bagi semua pemain. Kemenangan besar. Getaran luar biasa,” ujar Salah usai pertandingan.

“Ini kemenangan untuk seluruh rakyat Mesir. Stadion terasa seperti kami bermain di Kairo,” tambah pelatih Hossam Hassan.

Klasemen dan Peluang

Hasil ini membawa Mesir ke puncak klasemen Grup G dengan 4 poin, menggeser Iran dan Belgia yang bermain imbang 0-0 di laga lain. Selandia Baru terpuruk di dasar klasemen dengan 1 poin dari dua laga.

Pada laga pemungkas Grup G, Sabtu (27/6/2026) WIB, Mesir akan menghadapi Iran di Seattle hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak 32 besar. Sementara Selandia Baru harus menghadapi Belgia dan wajib menang jika masih ingin menjaga asa.

Inilah kemenangan yang akan dikenang selamanya oleh bangsa Mesir. Setelah empat kali penampilan di Piala Dunia dan 92 tahun penantian Momen itu akhirnya tiba malam ini di Vancouver. (FD)