Preview AS vs Australia: Perebutan Puncak Grup D Piala Dunia 2026
MEDAN – Lumen Field, Seattle menjadi saksi pertarungan sengit Grup D Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Amerika Serikat melawan Australia pada Jumat, 19 Juni 2026, pukul 19.00 waktu setempat.
Laga ini diprediksi menjadi penentu siapa yang berhak menduduki puncak klasemen Grup D, setelah kedua tim sama-sama meraih kemenangan di laga perdana.
Amerika Serikat membuka kampanye Piala Dunia 2026 dengan impresif, membantai Paraguay 4-1 di laga perdana. Kemenangan ini menjadi pertama kalinya AS mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sepanjang sejarah mereka.
Folarin Balogun menjadi bintang dengan mencetak dua gol braces pertama pemain AS di Piala Dunia sejak Bert Patenaude pada 1930.
Di sisi lain, Australia juga tampil mengejutkan dengan mengalahkan Turki 2-0 di Vancouver. Kemenangan ini terasa istimewa karena Turki sebelumnya diunggulkan.
Nestory Irankunda, pemain berusia 20 tahun, mencetak gol pembuka yang spektakuler dan menjadi pencetak gol termuda Socceroos di Piala Dunia, sementara Connor Metcalfe menambah gol kedua.
Di bawah asuhan Mauricio Pochettino, AS mengusung gaya serangan langsung dan energik. Kunci kemenangan 4-1 atas Paraguay terletak pada dominasi lini tengah oleh trio Tyler Adams, Weston McKennie, dan Malik Tillman yang membuka ruang bagi Pulisic dan Balogun untuk berkreasi.
Baca Juga : Brasil Vs Haiti, Wajib Menang
Namun, skuad AS memiliki catatan yang perlu diwaspadai. Pochettino hanya membawa empat gelandang tengah di turnamen ini, menjadikan mereka tipis di area kunci.
Christian Pulisic juga dikabarkan mengalami masalah betis sepanjang pekan ini dan status bermainnya masih diragukan. Jika Pulisic tak bisa tampil, Gio Reyna siap menggantikan posisinya di sayap.
Australia di bawah Tony Popovic tampil sebagai tim yang disiplin secara taktik dan tangguh dalam bertahan. Kemenangan 2-0 atas Turki tercipta meski hanya menguasai bola 29% dan kalah tembakan 30-9.
Pahlawan kemenangan Australia adalah kiper muda Patrick Beach (22 tahun) yang melakukan delapan penyelamatan krusial. Formasi 5-4-1 kemungkinan akan dipertahankan untuk meredam serangan AS.
Lini belakang yang dikomandoi Harry Souttar akan menjadi benteng pertahanan, sementara Mo Touré dan Irankunda akan menjadi ancaman di serangan balik.
Rekor Pertemuan
AS dan Australia telah bertemu empat kali di masa lalu, semuanya dalam laga persahabatan. AS unggul dengan 2 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan. Pertemuan terakhir pada 2025 dimenangkan AS 2-1. Namun, laga di Seattle ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di turnamen resmi.
Prediksi dan Peluang
AS dijagokan sebagai favorit dengan odds sekitar 1.60, sementara Australia di angka 5.00. The Athletic’s projection tool memberi AS peluang 97% lolos dari grup dan 63% memenangkannya. Kemenangan atas Australia akan memastikan AS lolos ke babak 32 besar dengan peluang 84% menjadi juara grup.
Meski demikian, Australia telah membuktikan diri sebagai tim yang tidak bisa diremehkan setelah mengalahkan Turki. Pertahanan rapat dan serangan balik cepat mereka bisa menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah.
Laga AS vs Australia di Lumen Field menjanjikan duel menarik antara gaya menyerang tuan rumah melawan ketangguhan pertahanan Socceroos.
Dengan tiket ke babak gugur dan status juara grup sebagai taruhan, kedua tim diprediksi akan tampil habis-habisan.
AS mungkin diunggulkan berkat dukungan publik dan ketajaman Balogun, tapi Australia telah membuktikan di laga perdana bahwa mereka mampu mengejutkan siapa pun.
Satu hal yang pasti pertarungan sengit di Seattle akan menjadi salah satu laga paling seru di fase grup Piala Dunia 2026. (FD)