PSMS di Ujung Tanduk: Dua Laga Penentu Nasib Pemain dan Pelatih!
MEDAN – Suasana tegas tengah menyelimuti markas PSMS Medan. Manajemen klub secara resmi menetapkan dua pertandingan sisa sebagai “Masa Evaluasi Akhir” yang akan menentukan nasib para pemain dan pelatih.
Presiden Klub, Fendi Jonathan, menegaskan hal ini pada Kamis (18/12/2024). “Kita akan segera lakukan evaluasi menyeluruh. Dua pertandingan ke depan menjadi penilaian terakhir dan penentu bagi seluruh komponen tim,” tegas Fendi.
Tekanan ini muncul sebagai respons atas performa tim yang terus merosot. Dalam 5 laga terakhir, PSMS hanya mampu meraih 2 imbang dan menelan 3 kekalahan. Hasil buruk ini membuat posisi Ayam Kinantan tergerus ke zona bawah klasemen.
Saat ini, PSMS tertahan di peringkat 7 dengan 14 poin dari 12 pertandingan (3 menang, 5 seri, 4 kalah).
Evaluasi yang dijanjikan pun tidak tanggung-tanggung. Menurut Fendi, penilaian tidak hanya berbasis prestasi di lapangan, tetapi juga kedisiplinan dan sikap setiap individu. “Ini evaluasi menyeluruh. Kita ingin semua pemain menunjukkan attitude sebagai pesepakbola profesional,” paparnya.
Dengan ultimatum ini, manajemen berharap bisa membangkitkan kembali motivasi tim. Laga melawan Sriwijaya FC dan Persikad Depok menjadi pertaruhan terakhir sebelum keputusan-keputusan penting diambil. Mampukah PSMS bangkit dan mengamankan posisi mereka?