UAH: Agama Tdak Hanya Ada di Masjid, Tapi di Semua Aktivitas Kehidupan
MEDAN – Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengapresiasi UAH (Ustad Adi Hidayat) Super Series III Kompetisi Tenis Meja Beregu Putra Nasional yang berlangsung di GOR Cemara Asri.
Dia berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet tenis meja sekaligus memotivasi generasi muda meraih prestasi sekaligus menghindarkan diri dari perilaku yang merusak masa depan.
Apresiasi ini disampaikannya pada pembukaan kegiatan tersebut, Sabtu (16/12/2023) yang dihadiri Ustad Adi Hidayat, Pj Gubsu Hassanudin diwakili Sekda Arief S. Trinugroho, Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah, dan segenap unsur Forkopimda Sumut.
Dalam ajang yang diikuti petenis meja Indonesia, China, Malaysia, dan Singapura ini, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan saat ini juga menggalakkan berbagai kegiatan olahraga di kalangan generasi muda melalui program Masjid Mandiri.
Selain sebagai tempat beribadah, lanjutnya, Pemko Medan mendorong masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat pengembangan peradaban umat.
Bobby Nasution menambahkan, setiap Jumat Pemko Medan melakukan safari ke masjid-masjid menyerahkan berbagai bantuan, termasuk satu set tenis meja .
“Satu set tenis meja ini rutin kita bagi setiap Safari Jumat. Semoga bantuan ini dapat membangkitkan generasi muda untuk berolahraga juga meraih prestasi,” ungkapnya.
Senada dengan Bobby, Ustad Adi Hidayat mengungkapkan, perhelatan ini bukan sekadar mengakomodasi calon atlet. Lebih dari itu, ajang ini juga menyuburkan nasionalisme dan spritualitas.
“Agama tidak hanya ada di masjid, tapi di semua aktivitas kehidupan. Kegiatan ini menciptakan harmoni spiritualitas dan nasionalisme melalui olahraga,” ungkapnya. Pembukaan kompetisi ini diwarnai pertandingan eksibisi antara pasangan Bobby Nasution-Musa Rajekshah berhadapan dengan Ustad Adi Hidayat-Arief S. Trinugroho. (KM)