Biar Lebih Terasa Manfaatnya, Harga Beras di Pasar Murah Keliling di Bawah HET

325

MEDAN – Paparan yang disampaikan Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Anggota Komisi 3 DPRD Medan terkait program mobil Pasar Murah keliling mendapat reaksi serius.

Pasalnya, manajemen PUD Pasar menjual beras sama dengan harga eceran tertinggi (HET). Menurut Suwarno mereka membeli beras dari Bulog seharga Rp10.150/Kg dan menjualnya seharga Rp11. 500/kg.

Anggota Komisi 3 DPRD Medan, Mulia Syahputra Nasution mengungkapkan, apabila beras yang dijual sama dengan harga eceran tertinggi di pasaran tentunya tidak perlu keliling. “Inovasinya saja yang wah. Sedangkan hasilnya weh,” sindir Mulia.

Menurut Mulia, seharusnya pasar murah ini menjual harga di bawah HET. Sehingga sesuai dengan programnya. Keberadaanya pun membantu masyarakat pra sejahtera. Sebab, harganya terjangkau.

“Bila perlu Pemko Medan subsidi harga beras. Sehingga warga Medan yang pra sejahtera benar benar merasakan program itu,” tambahnya.

Dikatakan Mulia, dengan selisih harga demikian tentu masih sangat dimungkinkan menurunkan harga beras lebih murah.

Ketua Komisi 3 , Afif Abdillah meminta PUD Pasar melalui pengawasan kepala cabang agar terus memantau seluruh pasar yang tidak menjual harga beras diatas HET. Selanjutnya memberikan sanksi tegas bagi siapapun yang menjual harga beras melampaui HET. Termasuk kepala cabang yang lalai dalam melakukan pengawasan.

Dia menambabkan, untuk menjaga stabil harga beras, dia meminta Pemko Medan memberikan subsidi atau bekerjasama dengan pihak ke tiga. Bukan ke oknum tertentu. “Pemko Medan harus segera menyikapi kepanikan masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu pihak Bulog Cabang Medan, R Darma W menyampaikan, saat ini ketersedian beras di Medan sangat mencukupi.(KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com