Longsor dan Banjir Landa Kawasan Wisata Danau Toba, Polda Sumut Imbau Warga Waspada!

286

MEDAN – Kawasan wisata Danau Toba, Parapat, Simalungun, dilanda bencana longsor dan banjir pada Minggu (16/3/2025) malam.

Polda Sumut melalui Plt Kabid Humas, Kombes Yudhi Surya Markus Pinem, mengimbau masyarakat tetap waspada dan menghindari lokasi rawan pascabencana.

Kronologi Bencana dan Respons Darurat
Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto memerintahkan Polres Simalungun turun ke lokasi segera setelah kejadian.

Personel gabungan fokus pada pengaturan lalu lintas, evakuasi, serta pembersihan material longsor yang memblokir akses jalan.

“Kami telah kerahkan personel untuk antisipasi dampak lanjutan. Masyarakat diharap tidak mendekati zona rawan,” tegas Yudhi Senin (17/3/2025).

Kolaborasi TNI-Pemda dalam Pemulihan
Pembersihan material longsor dan lumpur dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan TNI dan Pemerintah Simalungun.

Bupati Simalungun, Dr. Anton Saragih, memimpin apel kesiapsiagaan di lokasi bencana, didampingi pejabat seperti Kompol Martua Manik (Kabag Ops Polres Simalungun) dan Letkol INF Selamet Fauzan (Dandim 0207/Simalungun).

“Prioritas kami adalah pemulihan infrastruktur dan keamanan warga,” ujar Anton.

Partisipasi Legislator dan Imbauan Publik
Anggota DPRD Simalungun dari Partai Golkar, Eva Sinaga, turut memantau proses pemulihan.

Yudhi menekankan, meski kondisi mulai terkendali, masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan menghindari aktivitas di lereng bukit.

“Koordinasi dengan BMKG terus dilakukan untuk memantau risiko lanjutan,” tambahnya.

Dampak pada Wisata Danau Toba
Bencana ini berpotensi mengganggu aktivitas pariwisata di Parapat destinasi unggulan Sumatera Utara. Polda Sumut memastikan pembersihan akan dipercepat untuk mengembalikan aksesibilitas wisatawan. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com