Miris! Balita 3 Tahun di Medan Tewas Dianiaya, Tersangka Kesal karena Sering Kencing di Celana – Ini Fakta Lengkapnya!

291

MEDAN – Balita berusia 3 tahun di Medan, berinisial AYP, tewas akibat penganiayaan sadis oleh tersangka ZI (38).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkapkan penganiayaan balita ini dipicu rasa kesal tersangka karena korban sering buang air di celana. Kasus ini viral setelah proses ekshumasi jenazah memperlihatkan luka-luka mengerikan.

Pengakuan Tersangka & Kronologi Kejam
Tersangka ZI, warga Jalan Rahmadsyah, Medan Area, menganiaya AYP dengan cara mencekik korban menggunakan handuk sambil menarik lehernya.

Belum sampai disitu, tersangka juga meninju perut dan dada, menendang wajah hingga gigi copot dan mengurung korban di kamar mandi dan memukul kepala dengan botol obat. Diketahui tersangka melakukan tindakan kekerasan ini dilakukan berulang (lebih dari 3 kali) sebelum korban tewas.

Ekshumasi Jenazah Ungkap Bukti Kekerasan
Setelah laporan tante korban (HDI), tim gabungan Polrestabes Medan melakukan ekshumasi pada 28 Maret 2025. Hasil otopsi menunjukkan luka memar di dahi, mata, bibir, lengan, dan tungkai. Empedu pecah dan resapan darah di tenggorokan. Anus membusuk serta luka lecet di seluruh tubuh.

“Ini kasus kekerasan anak terparah! Kami gunakan scientific investigation untuk mengungkap fakta,” ujar Kombes Pol Gidion.

Motif Pelaku & Hubungan dengan Korban
ZI merupakan teman dekat ibu korban. AYP diajak menginap ke rumah ZI dengan alasan anak pelaku sedang libur sekolah.

Namun, selama di sana, balita malang ini terus menerus dianiaya hingga tewas. Jenazah sempat dikuburkan keluarga sebelum diekshumasi pihak berwajib.

Tersangka Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
ZI sudah ditahan dan dijerat Pasal 80 Ayat (3) UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto menekankan kasus ini pelajaran untuk semua orangtua jaga anak dari lingkungan berbahaya.

**Viral di Medan, Netizen Serukan #JusticeForAYP**
Kasus balita 3 tahun di Medan tewas dianiaya ini menyulut kemarahan warganet. Ribuan komentar membanjiri media sosial, menuntut hukum maksimal untuk pelaku.

“Ini bukan manusia, tapi monster!” tulis salah satu netizen di Instagram @infomedan. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com