Hari Buruh 2025 di Medan: Lailatul Badri Dorong Solidaritas Pekerja & Strategi Hadapi Digitalisasi Industri

195

MEDAN – Momen Hari Buruh Internasional 2025 anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri (PKB Dapil 3) menyerukan pentingnya solidaritas pekerja untuk menghadapi tantangan era industri modern dan digitalisasi.

Dalam pernyataannya politisi yang akrab disapa Lela ini menekankan bahwa momentum 1 Mei harus jadi landasan refleksi bersama, bukan sekadar seremoni tahunan.

Solidaritas Kunci Hadapi Revolusi Industri 4.0
Lela menyatakan, percepatan digitalisasi industri dan transformasi ke era industri modern mengharuskan pekerja bersatu merumuskan strategi jangka panjang.

“Hanya dengan kekompakan, kita bisa memperjuangkan kesejahteraan buruh dan hak upah layak sesuai UMR,” tegasnya. Ia juga mengingatkan ancaman PHK massal dan ketidakstabilan kerja akibat kurangnya adaptasi teknologi.

Pemerintah & Pengusaha Harus Berpihak pada Buruh
Politisi Komisi IV DPRD Medan ini mendesak pemerintah dan pengusaha meningkatkan perlindungan hukum serta jaminan sosial pekerja.

“Buruh adalah tulang punggung ekonomi, bukan sekadar mesin. Pemerintah wajib hadir mengawal hak-hak mereka, termasuk penyerapan tenaga kerja di tengah tantangan industri 4.0,” tegas Lela. Ia menyoroti masih banyaknya buruh di Medan yang belum menerima upah layak dan akses kesehatan memadai.

Apresiasi untuk Pekerja Medan: Denyut Nadi Pembangunan
Di akhir pernyataan, Lela menyampaikan apresiasi tinggi pada para pekerja Kota Medan. “Selamat Hari Buruh 2025. Semangat dan solidaritas kalian adalah energi pembangunan daerah dan nasional,” pungkasnya.

Seruan ini sejalan dengan visi PKB untuk memperkuat hak buruh di tengah arus modernisasi industri. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com