Proses Evakuasi WNI dari Iran via Darat Dimulai – Presiden Prabowo Perintahkan Siaga 1
JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) resmi memulai proses evakuasi darurat Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di tengah eskalasi konflik Iran vs Israel.
Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan meningkatkan status kesiagaan ke level tertinggi (Siaga 1) dan memerintahkan evakuasi segera via jalur darat!
Detik-Detik Evakuasi: WNI Berkumpul di Safe House KBRI Teheran
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha mengonfirmasi bahwa seluruh WNI yang akan dievakuasi telah berkumpul di safe house Kedutaan Besar RI (KBRI) Teheran sejak Kamis malam (19/6/2026).
“Proses evakuasi via darat sedang berjalan. Mohon doa agar lancar dan aman,” tegas Judha.
Menlu Sugiono, yang sedang berada di Rusia, menyebut evakuasi ini dilakukan setelah serangan Israel semakin meluas ke target sipil. “Kami telah berkoordinasi dengan negara tetangga Iran untuk memastikan kelancaran evakuasi,” ujarnya.
Fakta Penting yang Perlu Diketahui:
🔹 Total WNI di Iran: 386 orang (mayoritas pelajar & mahasiswa di Qom).
🔹 Status Siaga: Dinaikkan dari Siaga 2 ke Siaga 1.
🔹 Korban Konflik: Menurut LSM HAM, 639 tewas & 1.329 terluka di Iran (data per 16/6).
Apa Langkah Selanjutnya?
Pemerintah terus memantau situasi dan bersiap dengan skenario terburuk. “Kami berharap ketegangan segera mereda,” tambah Menlu Sugiono. (CNN)