Bobby Siapkan Strategi Turunkan Harga Tiket Pesawat di Kualanamu hingga 25% – Ini Rencananya!
DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyusun formulasi strategis untuk menurunkan harga tiket pesawat di Bandara Internasional Kualanamu sebesar 20-25%.
Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi Kualanamu sebagai pintu gerbang utama Indonesia di wilayah barat, sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Pengumuman ini disampaikan Bobby saat meresmikan Autogate dan Lounge PMI di Bandara Kualanamu, kemarin bersama Menteri Hukum dan HAM, Agus Andrianto.
Dalam kesempatan itu, Bobby menegaskan bahwa penurunan harga tiket menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas dan daya saing Sumut.
Targetkan Penurunan Harga Tiket Domestik & Internasional
Bobby menyatakan, tingginya harga tiket pesawat menjadi salah satu kendala utama yang menghambat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Sumut.
“Sejak sebelum dilantik, kami sudah berkomitmen menjadikan Kualanamu sebagai hub utama. Salah satu caranya dengan menekan harga tiket,” ujarnya.
Ia mengklaim telah berkoordinasi dengan Direktur Utama Bandara Kualanamu dan pemerintah pusat untuk menerapkan strategi ini.
“Kami sudah memiliki rumusan yang bisa menekan harga tiket hingga 25%, baik untuk rute domestik seperti Jakarta-Medan maupun penerbangan internasional,” tegas Bobby.
Dukungan Prabowo & Potensi Penerbangan Langsung
Bobby juga menyoroti dukungan Presiden Prabowo Subianto dalam menstabilkan harga layanan publik, termasuk tiket pesawat. “Ini sejalan dengan arahan Pak Prabowo agar transportasi udara lebih terjangkau,” katanya.
Ia optimistis, jika harga tiket bisa ditekan secara konsisten, maskapai internasional akan membuka rute langsung ke Kualanamu secara permanen tidak hanya musiman seperti selama ini.
“Kami ingin penerbangan seperti Kuala Lumpur-Medan atau Singapura-Medan bisa beroperasi terus, bukan hanya 2-3 bulan,” tambahnya.
Autogate & Fasilitas PMI Diapresiasi
Selain isu tiket, Bobby mengapresiasi peningkatan layanan imigrasi melalui Autogate dan fasilitas PMI di Kualanamu.
“Ini mempercepat proses kedatangan dan keberangkatan, mendukung visi Kualanamu sebagai bandara berkelas dunia,” ujarnya.
Dengan berbagai terobosan ini, Bobby yakin Sumut akan semakin maju dan menjadi destinasi unggulan di Indonesia Barat.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan Kualanamu sebagai gerbang ekonomi Sumut,” tutupnya. (FD)