Personel Satpol PP Jangan Bekerja Hanya Dengan Otot, Tapi Gunakan Hati dan Perasaan
MEDAN – Wali Kota Medan, Bobby Nasution menegaskan, personel Satpol PP merupakan penegak perda. Dalam setiap tugas personel Satpol PP harus menggunakan hati dan pikiran agar masyarakat tersentuh.
Hal tersebut diungkapkan Bobby saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Satpol PP di Batalyon Infanteri (Yonif) 100/PS Namu Ukur, Langkat, Selasa (14/11/2023).
“Personel Satpol PP jangan bekerja hanya dengan otot dan pikiran, tetapi juga dengan hati dan perasaan,” tegasnya.
Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan mental dan disiplin, tapi juga melatih personel agar lebih teliti, telaten dan yang terpenting untuk lebih disiplin. Sehingga Satpol PP Kota Medan akan lebih dicintai dan dibutuhkan masyarakat.
“Kepada Danyonif saya titipkan anak-anak satpol PP di sini agar menjadi sumber daya manusia yang unggul. Artinya jika tidak bisa persis, minimal bisa mirip Anggota Yonif 100/PS. Jika itu sudah dapat tercapai, saya yakin ke depannya Satpol PP bekerja lebih baik lagi,” ungkapnya.
Menurutnya, selama ini Satpol-PP kerap dianggap kurang baik dalam melaksanakan tugas meskipun sudah bekerja sesuai SOP. Hal ini tentunya harus dibina.
“Personel Satpol PP Kota Medan perlu pembinaan bagaimana tetap tegas dan berani saat melaksanakan tugas. Tetap bisa menyesuaikan kondisi di lapangan. Seperti yang kita ketahui bagaimana teman-teman TNI selama ini melaksanakan tugasnya mengamankan NKRI bisa hadir dan diterima masyarakat,” tambahnya.(KM)