Bobby Nasution: Tata Kota Kunci Pariwisata dan Daya Saing Sumut, Ini 7 Fokus Prioritas!

99

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan bahwa penataan kawasan perkotaan adalah kunci utama penguatan pariwisata, investasi, dan daya saing daerah.

Hal ini ditegaskannya usai menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rakor Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.

Bobby menyatakan, arahan presiden untuk serius menata kota telah diberikan sebanyak lima kali.

“Medan Raya (Medan, Binjai, Deli Serdang) bahkan menjadi salah satu daerah percontohan proyek waste to energy yang akan dibangun oleh Danantara,” ujarnya dalam Rencana Aksi Daerah Penataan Kawasan Perkotaan dan Pariwisata, Jumat (6/2/2026).

Bobby Nasution secara tegas memetakan tujuh masalah perkotaan prioritas yang harus ditangani segera oleh seluruh kepala daerah se-Sumut:

1. Pengelolaan Sampah
2. Kawasan Kumuh
3. Reklamasi Liar
4. Kabel Utilitas & Penerangan yang semrawut
5. Trotoar
6. Reklame & Billboard yang tidak tertata
7. Drainase

“Untuk reklame, buat peraturan yang ketat agar tidak numpuk di satu titik. Kabel komunikasi dan listrik yang semrawut harus segera dikoordinasikan. Untuk penerangan jalan, jika anggaran terbatas, skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) bisa jadi solusi, seperti untuk lampu jalan dan pengelolaan sampah,” jelas Bobby.

Baca Juga : India Siap Investasi di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Buka Peluang di Sektor Industri, Kesehatan, dan Pariwisata

Tidak hanya menginstruksikan pemerintah daerah, Bobby juga mengajak seluruh ASN, TNI, dan Polri untuk turun langsung membersihkan dan menjaga kota, khususnya di kawasan wisata.

“Ini kerja besar bersama. Daerah harus punya strategi khusus, kalau perlu bentuk badan pengelola sendiri untuk kawasan pariwisata,” tandasnya.

Rapat yang dihadiri Wakil Gubernur Surya, Forkopimda, serta 17 kepala daerah se-Sumut ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemprov Sumut dalam mewujudkan kota yang rapi, bersih, dan menarik bagi wisatawan serta investor.

Langkah konkret ini diharapkan mendongkrak citra Sumut sebagai destinasi pariwisata dan ekonomi yang unggul di Indonesia.

Apa artinya bagi Sumut?

Penataan kota yang baik akan meningkatkan kenyamanan wisatawan, menarik lebih banyak investasi, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian daerah.

Fokus pada tujuh poin prioritas ini menjadi peta jalan menuju Sumut yang lebih maju dan berdaya saing. (Rel) 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com