Jangan Panic Buying! Kapolrestabes Medan Pastikan Stok BBM dan Bapokting Aman, Sambil Santuni 99 Yatim
MEDAN – Di tengah ketegangan geopolitik global yang memanas, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, mengeluarkan imbauan tegas namun menenangkan bagi seluruh warga Kota Medan Jangan Panic Buying!
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Doa dan Buka Puasa Bersama yang digelar Polrestabes Medan, Senin (9/3/2026). Momen kebersamaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana penyampaian informasi krusial terkait stabilitas keamanan dan ketersediaan pangan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.
“Kami memahami kekhawatiran masyarakat akibat situasi geopolitik yang memanas dan berdampak pada distribusi energi dunia. Namun, saya tegaskan, stok BBM dan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Kota Medan saat ini aman dan terkendali.
Tidak perlu melakukan pembelian berlebihan yang justru akan meresahkan,” ujar Kombes Calvijn di hadapan para undangan.
Orang nomor satu di Polrestabes Medan ini menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran distribusi. Imbauan ini menjadi penting mengingat sejarah panic buying kerap memicu kelangkaan palsu dan inflasi.
Operasi Ketupat Toba 2026: 13 Pos Pam Disiapkan
Tidak hanya bicara soal stok pangan, Kombes Calvijn juga memaparkan kesiapan pengamanan menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Dalam waktu dekat, Polri akan menggelar Operasi Ketupat Toba 2026.
Baca Juga : Rico Waas Ajak 400 Anak Yatim Dhuafa Medan Belanja Baju Lebaran 2025, Ini Kisah Harunya!
“Polrestabes Medan akan mendirikan 13 Pos Pengamanan (Pos Pam) di berbagai titik strategis Kota Medan. Pos ini akan difungsikan untuk mengamankan ibadah umat beragama, sekaligus menjaga keamanan di pusat keramaian seperti pasar dan tempat wisata,” jelasnya.
Mantan Kapolres Pelabuhan Belawan ini menegaskan, keberhasilan pengamanan bukan hanya tugas polisi. Dibutuhkan sinergi dan kerjasama dari semua elemen masyarakat.
“Mari kita jaga bersama Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Kota Medan agar tetap kondusif. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ajaknya.
Pesan Menohok Ustaz Syukri: Jangan Jadi “Wak Labu”
Suasana akrab dan penuh makna tercipta saat tausiah disampaikan oleh Prof. Dr. M. Syukri Albani. Dalam ceramahnya, akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) ini menyelipkan pesan moral yang dalam.
“Dalam hidup, jangan sampai kita seperti ‘Wak Labu’. Manis di depan, tapi mencucuk di belakang,” ujar Ustaz Syukri yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan.
Metafora “Wak Labu” yang merujuk pada buah labu yang berduri ini menjadi pengingat akan pentingnya keikhlasan dan konsistensi dalam mendukung kebaikan.
“Ketika kita sudah sepakat duduk di Polrestabes Medan ini, berarti kita sepakat untuk mendukung penuh program-program Polrestabes Medan dalam menciptakan keamanan dan kedamaian,” tegasnya.
Berbagi Berkah: 1.999 Takjil dan Santunan untuk 99 Yatim
Rangkaian acara Doa dan Buka Puasa Bersama ini semakin semarak dengan kegiatan sosial yang menyentuh hati.
Sebelum berbuka, Polrestabes Medan membagikan 1.999 paket takjil kepada warga sekitar yang melintas. Aksi ini disambut antusias dan menjadi wujud nyata kedekatan polisi dengan masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan pemberian tali asih kepada 99 anak yatim piatu. Kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak yang hadir, mendapatkan perhatian dan kasih sayang di bulan yang penuh berkah.
Acara ini membuktikan bahwa di tengah tugas menjaga keamanan, Polrestabes Medan tetap hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama. (FD)