Medan Gemilang! Raih National Governance Award 2026 Berkat Transformasi Layanan Digital yang Membumi
MEDAN – Kota Medan kembali mengukir sejarah! Di ajang tertinggi tata kelola pemerintahan Indonesia, National Governance Award 2026, Medan dinobatkan sebagai “Excellent City in Digital Public Service Transformation.”
Sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa ibu kota Sumatra Utara ini tak hanya besar secara wilayah, tapi juga unggul dalam inovasi digital.
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Jakarta, Jumat (24/4/2026), didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa ini bukan sekadar piala, melainkan buah dari perjuangan kolektif seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan warga Medan.
“Digitalisasi bukan soal teknologi semata. Ini tentang kemudahan bagi setiap warga, dari mana pun dan apapun latar belakangnya,” ujar Rico Waas dengan penuh haru.
Apa yang membuat Medan luar biasa? Dalam dua tahun terakhir, Pemko Medan meluncurkan sederet terobosan digital yang membumi:
– Aplikasi “Medan Wujud” – pengaduan warga terintegrasi hingga tindak lanjut real-time.
– Layanan perizinan online 24 jam – tanpa antre, tanpa calo.
– Portal publik yang transparan semua anggaran dan kebijakan bisa diakses publik.
– Kantor kelurahan digital warga bisa mengurus surat dari rumah.
Hasilnya? Indeks kepuasan masyarakat melonjak drastis, jumlah pengaduan tak terjawab turun hingga 70%, dan Medan kini masuk peta smart city nasional sebagai salah satu garda terdepan.
Rico Waas pun berpesan agar prestasi ini tidak membuat ASN cepat puas. “Fokus kita ke depan adalah memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, dan humanis. Penghargaan ini pemantik semangat, bukan akhir perjuangan,” ujarnya.
National Governance Award 2026 sendiri diselenggarakan oleh lembaga independen yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, menilai 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Medan berhasil unggul dalam indikator kecepatan layanan, inklusivitas digital, dan kepatuhan terhadap standar pelayanan publik.
Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan, dalam wawancara eksklusif, menambahkan bahwa tahun 2027 targetnya adalah menghubungkan semua kelurahan dengan pusat data kota dan meluncurkan “Medan SuperApp” untuk seluruh layanan dalam satu genggaman.
Warga pun ikut merasakan dampaknya. “Sekarang ngurus KTP dan KK cuma 15 menit lewat hp, enggak perlu bolak-balik ke kantor,” kata Maya, warga Medan Johor. “Keren banget, akhire Medan maju!”
Dengan semangat kolaborasi, Kota Medan membuktikan bahwa transformasi digital bukan impian. Ia adalah kenyataan yang sedang berjalan.
Dan penghargaan ini adalah bukti bahwa langkah kecil yang konsisten, jika dilakukan bersama, akan berbuah gemilang. Selamat Medan! Terus berinovasi, menginspirasi Indonesia. (Rel)