Januari 2024 Nanti Bus Listrik Beroperasi di Medan, Ini Rutenya
MEDAN – Pemko Medan bakal meluncurkan bus listrik gratis buat warga kota mulai Januari 2024 mendatang. Bus listrik ini merupakan pertama kali beroperasi di Kota Medan. Hal ini merupakan tahapan mewujudkan angkutan massal modern berbasis jalan raya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis mengungkapkan, awal tahun depan, tepatnya 4 Januari 2024 nanti direncanakan bus listrik tersebut dioperasionalkan. “Slah satu satu koridor angkutan massal nanti menggunakan bus listrik. Operasional bus listrik ini gratis buat warga Kota Medan. Insya Allah 4 Januari nanti kami operasionalkan,” ungkapnya saat meninjau lokasi yang direncanakan sebagai halte titik awal keberangkatan bus listrik di Kompleks J-City, kemarin.
Dia menjelaskan, salah satu upaya memajukan transportasi di Medan adalah penerapan angkutan massal modern. Peluncuran bus listrik ini sebagai tahap operasional Bus Rapid Transit (BRT) yang saat ini sedang dalam proses finalisasi DED.
Dia mengatakan, titik awal keberangkatan koridor bus listrik ini dari J-City, Kecamatan Medan Johor. Dari J-City keluar ke Jalan Karya Wisata, masuk ke A.H. Nasution, kemudian belok kanan ke Jalan Djamin Ginting untuk mengakomodir warga yang berkuliah di USU.
Dari Jalan Djamin Ginting masuk ke Jalan Pattimura, Jalan Sudirman, dan Jalan Diponegoro. Lintasan di Jalan Diponegoro guna mengakomodir warga di seputaran Kantor Gubsu. Kemudian lurus lagi sampai ke Jalan Pengadilan, lalu belok kanan ke Jalan Maulana Lubis untuk mengakomodir warga di seputaran Kantor Wali Kota Medan, lalu ke Balai Kota, Putri Hijau, belok kiri Guru Patimpus, Gatot Subroto, Iskandar Muda, Jamin Ginting lalu kembali ke J-City
“Sepanjang rute ini kan dibangun pula halte ataupun bus stop. Dia menekankan yang paling utama dalam konsep pelayanan ini adalah tepat waktu,” jelasnya.
Dia menambahkan, masyarakat diimbau tetap menunggu di halte yang telah ditentukan. Bus tidak akan berhenti selain di halte-halte yang telah ditentukan. Waktu berhenti hanya 15 detik.
Iswar menambahkan, sepanjang rute yang dilalui bus listrik akan dibangun 46 halte. “Halte ini akan di kombain dengan halte yang sudah ada ditambah lagi bus stop, berupa rambu modern,” tambahnya.
Dia mengatakan, operasional bus listrik ini merupakan pertama kali di Medan. Satu koridor bus listrik ini, ungkapnya, merupakan percontohan. Karena itu, sebutnya, masih menggunakan lima atau enam unit bus listrik.
“Lima atau enam bus itu sudah bisa kita setting time schedule-nya pada jam sibuk per lima belas menit dan di luar jam sibuk atau sepi per setengah jam,” ungkapnya seraya mengatakan, bus listrik ini menjamin kenyamanan penumpang.
Pengoperasian angkutan massal modern ini non Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). (KM)