Bobby Nasution Gebrak Musrembang RKPD 2027: Enam Basis Pembangunan, Nias Jadi Prioritas Utama! Pendidikan Gratis & Beasiswa Dokter Spesialis
MEDAN – Gebrakan besar! Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, resmi meluncurkan enam basis strategis pembangunan daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumut Tahun 2027.
Yang paling mencuri perhatian? Kepulauan Nias ditetapkan sebagai prioritas utama demi mengakhiri kesenjangan antarwilayah.
Acara yang digelar di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (22/4/2026) itu dibuka langsung oleh Bobby. Enam basis pembangunan yang dimaksud adalah: akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pascabencana.
“Ini solusi yang harus kita lakukan, salah satunya yang akan kami lakukan di tahun 2027, di antaranya di Kepulauan Nias,” tegas Bobby di hadapan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, Wagub Surya, dan seluruh bupati/wali kota se-Sumut.
Untuk memastikan dampak nyata, Pemprov Sumut menyiapkan tiga klaster utama di Nias: kawasan produksi, logistik, dan pariwisata. Yang paling krusial adalah logistik. “Kami coba membangun pergudangan logistik, cold storage akan kita stok di satu titik,” ujarnya.
Rencana ini merupakan fase ekspansi dari program yang sudah berjalan sejak 2025 dan ditargetkan berkelanjutan hingga 2029.
Baca Juga : Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Simalungun Tekankan Fokus Ekonomi dan Infrastruktur
Kabar menggembirakan juga datang dari sektor pendidikan. Mulai tahun ajaran baru 2026, sekolah gratis diberlakukan di Kepulauan Nias. Seluruh SMA, SMK, dan SLB dibebaskan dari iuran apapun, termasuk komite sekolah yang nominalnya selama ini tidak seragam.
Bobby bahkan memperluas program ini ke wilayah terdampak bencana akhir 2025. “Awalnya hanya di Nias, tapi karena bencana, kami perluas,” tegasnya.
Tak ketinggalan, sektor kesehatan mendapat suntikan beasiswa dokter spesialis. Saat ini 18 dokter tengah menempuh pendidikan spesialis di Universitas Sumatera Utara, dengan prioritas penempatan setelah lulus langsung di Kepulauan Nias. Langkah ini sekaligus menjawab kelangkaan tenaga medis spesialis di wilayah terpencil.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang turut hadir memuji capaian Sumut. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumut mencapai 76,47, di atas rata-rata nasional 75,90.
“Artinya kualitas SDM Sumut relatif bagus dibanding nasional. Tapi pemerataan masih perlu ditingkatkan,” pesannya.
Dengan kombinasi enam basis, klaster logistik Nias, pendidikan gratis, beasiswa dokter, dan dukungan Mendagri, langkah Bobby Nasution ini tak hanya viral tapi juga layak ditiru daerah lain.
Akankah Nias bangkit menjadi ikon pemerataan Sumut? Waktunya membuktikan. Pantau terus perkembangan terbaru hanya di sini! (FD)