Gebrakan 1 Bulan! Polrestabes Medan Bongkar 250 Kasus, Amankan 290 Tersangka – Termasuk 7 DPO & 16 Residivis

100

MEDAN – Hanya dalam satu bulan, Polrestabes Medan benar-benar menggebrak! Bukan sekadar janji, tetapi aksi nyata di lapangan.

Sebanyak 250 laporan polisi dari empat jenis kejahatan utama perjudian, kejahatan jalanan, premanisme, dan narkoba berhasil diungkap tuntas. Total 290 tersangka diringkus dari berbagai lokasi di seluruh wilayah hukum Medan.

Yang paling mencengangkan: di antara para tersangka, terdapat 16 residivis dan 7 orang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) yang ternyata terlibat dalam 22 laporan polisi di berbagai wilayah Polrestabes Medan dan polsek jajaran.

Artinya, mereka adalah buronan yang selama ini lolos dari kejaran, kini akhirnya ditangkap.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan komitmen tanpa pandang bulu. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan. Siapa pun dia, akan kami kejar,” tegasnya.

Kejahatan Jalanan: Curanmor Masih “Raja”, Curas Turun 14%

Untuk kejahatan jalanan, tercatat 117 kasus yang didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Meski curanmor masih mendominasi, ada kabar baik: angka pencurian dengan kekerasan (curas) turun 14 persen!

Baca Juga : Program Kentongan Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Pengedar Narkoba yang Bersembunyi di Pasar Tradisional

Prestasi ini berkat patroli rutin, patroli gabungan TNI/Polri, serta tindakan tegas di titik-titik rawan.

“Saat ini kasus curas hanya tiga, tetapi tetap jadi perhatian serius. Kita tidak mau underestimate,” ujar Calvijn. Artinya, warga Medan kini lebih tenang beraktivitas malam hari.

Narkoba: 15 Sarang Digerebek, 148 Tersangka Diamankan

Pengungkapan narkoba berlangsung masif dan spektakuler. Dalam sebulan, 119 kasus narkoba berhasil dibongkar dengan 148 tersangka, termasuk dua residivis.

Polrestabes Medan juga menggencarkan Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) sebanyak 15 kali di berbagai kecamatan.

Sasaran operasi meliputi barak narkoba, loket, hingga tempat hiburan yang diduga menjadi sarang peredaran gelap narkotika. Lokasi penggerebekan tersebar di:

· Sibolangit (4 titik)
· Percut Sei Tuan (3 titik)
· Pancur Batu (2 titik)
· Medan Maimun (2 titik)
· Masing-masing satu titik di Medan Sunggal, Medan Helvetia, Medan Area, dan Kutalimbaru.

Calvijn berjanji akan terus memetakan lokasi rawan lainnya, termasuk kawasan rel kereta api, demi mewujudkan Medan zero narkoba.

Percut Sei Tuan Paling Rawan – Ini Perintah Kapolrestabes

Kapolrestabes juga membeberkan peta kerawanan yang harus diwaspadai warga:
· Percut Sei Tuan masih menjadi wilayah dengan tingkat kejahatan tertinggi, khusus untuk curas dan perjudian.

“Ini atensi khusus bagi jajaran, termasuk Polsek Tembung untuk meningkatkan patroli dan penindakan,” ujarnya.

· Curat tertinggi di Medan Kota.
· Curanmor tertinggi di Medan Baru.
· Premanisme paling banyak di Kecamatan Sunggal.
· Untuk narkoba, Percut Sei Tuan juga memuncaki kasus, sedangkan operasi GSN paling aktif di Pancur Batu.

Medan Kini Lebih Aman, Satu Bulan Cukup Berbicara!

Dengan gebrakan ini, Polrestabes Medan membuktikan diri tidak main-main dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Target zero narkoba dan penurunan kejahatan jalanan terus digenjot.

Dukungan warga sangat dibutuhkan laporkan segera jika melihat aktivitas mencurigakan. Sebulan menggebrak, ribuan warga bernapas lega. Medan aman, Medan bangkit! (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com