Cetak Gol Debut, Haaland Ikut Panaskan Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026: Bisakah Kalahkan Messi dan Mbappe?

152

MEDAN – Sorak sorai gemuruh menggema di Boston体育场. Erling Haaland, monster haus gol asal Norwegia, resmi memulai petualangan Piala Dunia pertamanya dengan cara yang sempurna dua gol dalam satu pertandingan.

Dalam laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 yang digelar Rabu (17/6/2026) pagi WIB, Norwegia membantai Irak dengan skor telak 4-1.

Dua di antaranya merupakan koleksi pribadi Haaland. Debut yang manis ini bukan sekadar kemenangan—ini adalah pernyataan perang kepada para pesaing top skor dunia, termasuk Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

28 Tahun Penantian, Satu Debut yang Mengguncang Dunia

Bayangkan ini Norwegia terakhir kali menginjakkan kaki di Piala Dunia pada tahun 1998. Haaland sendiri saat itu belum lahir. Dua puluh delapan tahun lamanya negara Skandinavia itu menanti momen ini. Kini, Haaland yang akrab disapa “Monsieur” di Etihad—hadir sebagai ujung tombak kebangkitan.

Gol pertama Haaland tercipta pada menit ke-29. Umpan silang David Moller Wolfe disambut dengan sentuhan klasik seorang predator kotak penalti. Namun, Irak tak tinggal diam. Sepuluh menit kemudian, Aymen Hussein menyamakan kedudukan melalui sundulan.

Lalu momen ajaib terjadi. Menit ke-43, kiper Irak Jalal Hassan melakukan kesalahan umpan balik. Haaland, dengan naluri pembunuh, langsung menekan dan bola pun mampir ke gawang. Dua gol. Satu babak. Debut yang tak terlupakan.

Baca Juga : Mbappe Bungkam Harapan Senegal di Menit Terakhir, Prancis Menang 3-1

Haaland bukan sekadar mencetak gol. Ia mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pemain Norwegia pertama yang mencetak brace di Piala Dunia. Lebih dari itu, dua gol ini adalah gol ke-56 dan ke-57 Haaland bersama timnas Norwegia—sebuah angka yang mencengangkan untuk pemain berusia 25 tahun.

Usai laga, Haaland yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkata, “Gol pertamaku bagus, yang kedua lebih bagus lagi. Ini fantastis, dan aku bangga pada semua orang. Tapi kami tahu pertandingan berikutnya akan lebih berat”.

Jika Haaland adalah bintang di Boston, di tempat lain para raja sepak bola juga menunjukkan tajinya.

Di laga yang sama, Kylian Mbappe mencetak brace untuk Prancis saat mengalahkan Senegal 3-1. Dua gol itu membawa Mbappe mencatatkan rekor baru sebagai top skor sepanjang masa Prancis dengan 58 gol.

Namun, puncak kejutan datang dari Lionel Messi yang—di usianya yang hampir menginjak 39 tahun justru mencetak hat-trick saat Argentina membantai Aljazair 3-0.

Messi pun memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan tiga gol, menggeser Haaland dan Mbappe yang sama-sama mengoleksi dua gol.

Total ada enam pemain yang mencetak brace di laga perdana. Namun sorotan tetap tertuju pada tiga nama besar: Messi, Mbappe, dan Haaland—tiga era yang bertemu dalam satu turnamen.

Apakah Haaland Bisa Jadi Top Skor? Ini Tantangannya!

Meski baru di posisi kedua, peluang Haaland untuk merebut Sepatu Emas Piala Dunia sangat terbuka. Namun, jalannya tak mudah.

Norwegia tergabung di Grup I bersama Prancis (unggulan), Senegal, dan Irak. Setelah mengalahkan Irak, langkah selanjutnya adalah Senegal pada 22 Juni. Lalu, puncak ujian terberat: menghadapi Prancis di laga pamungkas grup.

Di sinilah drama sesungguhnya terjadi. Haaland vs Mbappe. Dua striker terbaik dunia saat ini saling berhadapan. Bukan hanya memperebutkan tiga poin, tetapi juga supremasi individu di papan top skor.

Jika Norwegia mampu lolos dari fase grup—apalagi sebagai juara grup—Haaland akan memiliki lebih banyak kesempatan mencetak gol di babak gugur. Sebaliknya, jika Norwegia tersingkir lebih awal, mimpi Sepatu Emas pun sirna.

Para analis dan super komputer memprediksi persaingan ini akan berlangsung hingga akhir turnamen.

Messi memimpin saat ini, tetapi usia dan beban pertahanan lawan bisa menjadi kendala. Mbappe memiliki keunggulan bermain di tim yang lebih kuat secara kolektif. Sementara Haaland adalah mesin gol paling efisien yang pernah ada.

Satu hal yang pasti Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, dan persaingan top skor telah memasuki babak paling seru. Haaland telah membuktikan bahwa ia layak disebut sebagai “monster” di depan gawang lawan. Kini saatnya membuktikan apakah ia juga bisa menjadi raja di antara para raja.

Dunia sedang menonton. Dan Haaland, untuk pertama kalinya, berdiri di panggung terbesar sepak bola. (FD)