Duel Dua Tim Tak Terkalahkan di Monterrey

373

MEDAN – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu laga paling dinantikan: Belanda vs Maroko.

Pertemuan dua negara yang sama-sama berada di 10 besar peringkat FIFA ini akan berlangsung di Estadio Monterrey (Estadio BBVA), Guadalupe, Meksiko, pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 08.00 WIB.

Belanda melaju sebagai juara Grup F dengan tujuh poin, sementara Maroko finis sebagai runner-up Grup C dengan koleksi poin yang sama. Kedua tim sama sekali tak terkalahkan sepanjang fase grup sebuah fakta yang menjanjikan pertarungan sengit dan tak terduga.

Jalan Kedua Tim ke Babak Gugur

Tim asuhan Ronald Koeman memulai turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Jepang di Dallas, sebelum menemukan ritme mematikan mereka. Kemenangan 5-1 atas Swedia di Houston diikuti kemenangan 3-1 atas Tunisia di Kansas City yang memastikan posisi puncak grup.

Total 10 gol dalam tiga pertandingan menjadikan Belanda sebagai salah satu tim paling produktif di turnamen, bersama Jerman dan Prancis.

Singa Atlas membuka kampanye mereka dengan pernyataan besar: imbang 1-1 melawan Brasil di East Rutherford.

Mereka kemudian mencatat kemenangan 1-0 atas Skotlandia dan 4-2 atas Haiti kemenangan yang mencatat sejarah sebagai pertama kalinya Maroko mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Maroko kini menjadi tim Afrika ketiga yang lolos ke fase gugur di Piala Dunia berturut-turut, setelah Nigeria (1994 & 1998) dan Ghana (2006 & 2010).

Bintang yang Harus Diwaspadai

Ismael Saibari (Maroko)

Bintang Maroko yang dilaporkan akan bergabung dengan Bayern Munich telah menjadi sensasi turnamen dengan tiga gol dalam tiga pertandingan—rekor gol terbanyak oleh pemain Maroko dalam satu edisi Piala Dunia. Ia mencetak gol melawan Brasil, Skotlandia, dan Haiti.

Lini Serang Belanda

Brian Brobbey menjadi ujung tombak dengan tiga gol sejauh ini. Ia didukung oleh Cody Gakpo di sayap kiri dan Donyell Malen dengan kecepatannya di belakang pertahanan.

Baca Juga : Belanda Gilas Tunisia 3-1, Pastikan Juara Grup F Piala Dunia 2026

Di lini tengah, Frenkie de Jong, Tijjani Reijnders, dan Ryan Gravenberch mengontrol tempo permainan.

Pertahanan dan Bola Mati

Virgil van Dijk, Jan Paul van Hecke, dan Brian Brobbey menjadi ancaman besar dari situasi bola mati—area yang menjadi senjata andalan Belanda. Dua gol ke gawang Tunisia lahir dari skema tendangan bebas dan sepak pojok.

Taktik dan Analisis Pertandingan

Belanda tampil dengan variasi serangan yang efektif, baik melalui permainan terbuka maupun bola-bola mati. Namun, Koeman mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah dalam bertahan Belanda selalu kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.

Maroko, di sisi lain, memiliki organisasi pertahanan yang sangat disiplin dan kemampuan menekan yang baik. Mereka membuktikan ketahanan ini dengan menahan imbang Brasil di laga pembuka.

Pelatih Koeman: “Kami Bukan Unggulan”

Menjelang laga, Ronald Koeman merendah: “Saya tidak yakin apakah kami adalah tim yang difavoritkan dalam pertandingan melawan Maroko. Kami perlu bersiap menghadapi Maroko, karena ini akan menjadi pertandingan yang besar. Mereka adalah tim yang bagus dengan banyak kualitas, dan mereka bisa mencetak gol dengan mudah.”

Ini akan menjadi pertemuan Piala Dunia kedua antara kedua tim setelah bentrokan fase grup di Orlando pada 1994, yang dimenangkan Belanda 2-1.

Dennis Bergkamp dan Brian Roy mencetak gol untuk Oranje, sementara Hassan Nazir membalas untuk Maroko. Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu tiga kali.

Kabar baik bagi Belanda: Denzel Dumfries dan Brian Brobbey, yang sebelumnya diragukan karena cedera ringan, telah pulih dan siap tampil.

Prediksi susunan

Belanda (4-3-3): Kiper di belakang lini pertahanan yang kemungkinan menampilkan Micky van de Ven sebagai bek kiri menggantikan Nathan Aké. Brobbey tetap menjadi pilihan utama di lini depan, sementara Memphis Depay, Justin Kluivert, dan Crysencio Summerville kemungkinan memulai dari bangku cadangan.

Maroko

Noussair Mazraoui, Issa Diop, Ayyoub Bouaddi, dan Azzedine Ounahi diperkirakan kembali ke starting XI setelah sebelumnya diistirahatkan. Achraf Hakimi dan Brahim Díaz juga diharapkan tampil sejak awal.

Prediksi dan Statistik

Opta supercomputer menjadikan Belanda sebagai favorit dengan probabilitas kemenangan 47,6%, sementara Maroko memiliki 25,0% peluang menang.

Namun, statistik menunjukkan laga ini bisa berjalan ketat. Belanda telah melaju dari tujuh dari 10 laga knockout Piala Dunia terakhir sejak 2010, tetapi tiga dari lima laga terakhir mereka di fase gugur harus ditentukan lewat adu penalti.

Sementara itu, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menembus semifinal Piala Dunia 2022—pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.

Media Belanda telah membunyikan tanda bahaya menjelang laga ini, mengakui Maroko sebagai lawan tangguh di kancah internasional. Para pengamat dan pelatih Maroko sendiri memperkirakan ini akan menjadi salah satu pertandingan paling kompetitif di babak 32 besar.

Belanda vs Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 adalah duel antara dua tim tak terkalahkan dengan ambisi besar. Belanda datang dengan lini serang produktif dan rekor kuat di fase gugur, sementara Maroko membawa pertahanan solid dan pengalaman bersejarah sebagai semifinalis 2022.

Dengan bintang-bintang seperti Ismael Saibari, Brian Brobbey, dan Virgil van Dijk di atas lapangan, serta strategi jitu dari Ronald Koeman dan Mohamed Ouahbi, pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga terbaik di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Ikuti terus perkembangan Piala Dunia 2026 hanya di portal berita terpercaya. Jangan lewatkan aksi seru Belanda vs Maroko, Selasa, 30 Juni 2026 pukul 08.00 WIB! (FD)