Pisang Gosong hingga Tenun Khas Sumut Curi Perhatian di PRSU 2026

384

MEDAN – Beragam produk UMKM lokal dari sejumlah daerah di Sumatera Utara turut meramaikan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Mulai dari camilan unik bernama Pisang Gosong hingga kain tenun bercorak khas daerah, semuanya dipamerkan dan dijual kepada pengunjung melalui stan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Di stan tersebut, pengunjung dapat menemukan puluhan produk hasil karya pelaku UMKM dari Kabupaten Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, hingga Batu Bara. Produk yang ditampilkan tidak hanya makanan olahan, tetapi juga kerajinan dan tenun tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya Sumatera Utara.

Fasilitator Rumah BUMN Inalum, Merry Sinaga, mengatakan sebanyak 35 produk dari sekitar 20 UMKM binaan diperkenalkan kepada masyarakat selama penyelenggaraan PRSU.

“Selain menampilkan produk perusahaan, kami juga membawa produk-produk UMKM binaan. Ada sekitar 35 produk dari 20 UMKM yang kami tampilkan dan juga dijual kepada pengunjung,” ujar Merry, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: INALUM Ukir Sejarah di Usia Emas: Produksi dan Laba Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang 50 Tahun

Menurutnya, UMKM yang dibina Inalum saat ini tersebar di sejumlah daerah sekitar wilayah operasional perusahaan. Secara keseluruhan, jumlah UMKM binaan mencapai lebih dari 200 pelaku usaha.

 

Salah satu produk yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah Pisang Gosong. Meski namanya terdengar unik, camilan berbahan dasar pisang kepok tersebut justru menjadi salah satu produk yang paling diminati.

 

“Yang paling banyak dicari pengunjung saat ini Pisang Gosong. Harganya Rp12 ribu. Bahan dasarnya pisang kepok yang diolah dengan tekstur seperti gosong, tetapi rasanya manis dan khas,” kata Merry.

 

Tak hanya produk kuliner, berbagai kain tenun hasil karya perajin lokal juga menjadi daya tarik tersendiri. Tenun yang dipamerkan menampilkan beragam motif khas daerah, mulai dari motif Batu Bara, ulos Batak Toba hingga motif Karo yang dibuat secara manual oleh para penenun.

 

Kehadiran produk-produk tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan hasil karya lokal kepada masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

PRSU ke-50 berlangsung di Arena PRSU Medan mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. Mengusung tema “Harmoni Emas”, ajang tahunan ini menampilkan beragam potensi budaya, ekonomi kreatif, dan produk unggulan dari kabupaten/kota di Sumatera Utara. (RS)