PSMS Medan Luncurkan Jersey Piala Presiden Elite 2026: The Killer Kembali Menggila, Target Segel Tiket Promosi ke Liga 1

669

MEDAN – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) mendadak berubah menjadi lautan hijau pada Senin (20/7/2026) malam.

Ratusan suporter PSMS Medan memadati lokasi sejak sore, menyanyikan yel-yel kebanggaan Ayam Kinantan dan mengibarkan atribut klub.

Meskipun acara peluncuran jersey Piala Presiden Elite 2026 molor hingga hampir pukul 20.00 WIB, semangat The Killer tak pernah padamsebuah bukti cinta yang tak terbantahkan dari masyarakat Kota Medan terhadap klub kebanggaan mereka.

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, bersama pelatih kepala Eko Purdjianto, secara simbolis membuka kain penutup manekin yang mengenakan kostum terbaru.

Jersey yang diproduksi oleh apparel lokal DRX tersebut hadir dalam empat varian: hijau sebagai identitas utama kebanggaan di kandang, putih untuk laga tandang, serta merah dan kuning untuk para penjaga gawang.

Namun, lebih dari sekadar ganti baju, peluncuran ini adalah deklarasi perang. “Kenapa kita menggelar launching jersey? Karena ini adalah momen yang sangat penting,” tegas Fendi Jonathan di hadapan ribuan pasang mata.

“Terakhir kali PSMS mengikuti Piala Presiden adalah tahun 2018, delapan tahun yang lalu. Tidak mudah bisa tampil di Piala Presiden karena sifatnya undangan, tidak semua tim bisa ikut.”

Baca Juga : PSMS Medan Terima Undangan Piala Presiden 2026! COO Samuel Nababan: Target Juara, Bukan Sekadar Promosi

Fendi menyoroti fakta bahwa PSMS menjadi satu-satunya wakil Liga 2 yang diundang dalam turnamen bergengsi ini. Mereka akan berhadapan dengan klub-klub papan atas Liga 1 hingga tim dari kawasan Asia.

“Ini kesempatan besar untuk menunjukkan kualitas PSMS,” ujar pria berusia 39 tahun itu.

Acara ini juga menjadi ajang perkenalan skuad anyar. Nama-nama seperti Angelo Meneses, bek tangguh asal Portugal yang digadang-gadang menjadi tembok kokoh lini belakang; Manahati Lestusen, gelandang senior yang kembali pulang dengan jiwa kepemimpinan teruji; serta Rachmad Hidayat, putra daerah yang optimistis dengan misi promosi, mendapat sambutan meriah.

Target utama manajemen musim ini adalah tunggal: Juara Liga 2 dan membawa PSMS kembali ke Liga 1.

Fendi menyatakan persiapan telah dimulai sejak beberapa bulan lalu dengan membangun fondasi tim, memadukan 80 persen skuad dari generasi muda dan senior.

Sementara itu, pelatih Eko Purdjianto menegaskan bahwa Piala Presiden Elite 2026 akan menjadi ajang pengukur kesiapan tim sebelum mengarungi Liga 2. “Kami akan menampilkan permainan terbaik,” janjinya.

Kehadiran kuis interaktif dan pembagian hadiah turut mewarnai malam itu, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang hangat. Dengan peluncuran jersey ini, babak baru perjuangan Ayam Kinantan telah dimulai. The Killer siap kembali menggila! (FD)