Dunia Musik Berduka, Bassis PAS Band Trisno Tutup Usia

529

MEDAN – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Bassis PAS Band, Bambang Sutrisno atau yang dikenal dengan nama Trisno dan Trisnoize, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) pukul 14.30 WIB dalam usia 55 tahun.

Kabar meninggalnya salah satu pendiri PAS Band tersebut dikonfirmasi oleh rekan-rekannya melalui media sosial. Trisno mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif akibat sejumlah komplikasi penyakit yang dideritanya.

Trisno merupakan salah satu personel yang turut mendirikan PAS Band di Bandung pada 1991. Bersama Yukie, Bengbeng, Richard Mutter, Sandy, ia berperan penting membesarkan nama PAS Band sebagai salah satu grup musik rock alternatif paling berpengaruh di Indonesia.

Baca Juga; Deli Serdang Jadi Rujukan Bandung Kelola Kawasan Bandara dan Industri

Selain dikenal sebagai pemain bass, Trisno juga aktif di dunia pendidikan. Selama berkarier di industri musik, ia tetap dikenal dekat dengan para penggemar dan musisi lintas generasi.

Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Trisno sempat menurun akibat komplikasi penyakit, termasuk gangguan ginjal yang mengharuskannya menjalani perawatan rutin.

Pada Juli 2026, kesehatannya dilaporkan memburuk dan ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepergian Trisno memicu ucapan belasungkawa dari sejumlah musisi dan pegiat musik Tanah Air. Mereka mengenang sosok Trisno sebagai musisi yang rendah hati dan memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan musik rock Indonesia. (RS)