Simalungun Promosikan Produk UMKM dan Pertanian di Apkasi Otonomi Expo 2026

230

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun mempromosikan produk unggulan sektor pertanian dan UMKM pada Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 yang berlangsung di Kabupaten Tangerang, 27-29 Agustus 2026.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Darmawati bersama jajaran Pemkab Simalungun menghadirkan berbagai produk unggulan daerah untuk diperkenalkan kepada masyarakat, pelaku usaha, pemerintah daerah, calon mitra, dan investor.

Melalui Stand Kabupaten Simalungun, sejumlah produk unggulan dipamerkan, mulai dari beras, jeruk, nanas, tomat, jahe, cabai merah keriting, salak, bawang merah, teh, kopi, madu, hingga berbagai produk olahan UMKM lokal.

Stand Kabupaten Simalungun juga mendapat kunjungan dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto bersama sejumlah kepala daerah yang melihat langsung produk unggulan yang ditampilkan.

Bima Arya mengatakan keberhasilan sebuah expo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari nilai transaksi dan realisasi investasi yang dihasilkan.

Baca Juga: Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Pengelolaan Keuangan Daerah

“Indikatornya tidak hanya jumlah pengunjung, tetapi jumlah transaksi dan realisasi investasi. Ini adalah sarana yang sangat baik untuk memaksimalkan potensi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah,” ujarnya.

Bupati Anton Achmad Saragih mengatakan keikutsertaan Kabupaten Simalungun dalam AOE 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan memperluas pasar produk UMKM serta hasil pertanian daerah.

“Ini semuanya adalah produksi dari UMKM di Kabupaten Simalungun. Ini kesempatan untuk mempromosikan produk Simalungun. Ada teh, kopi, madu, kemudian banyak jeruk dari pertanian, ada jahe, cabai, salak, dan bawang merah. Semuanya kita promosikan melalui ajang expo ini,” kata Anton.

Menurut Anton, keikutsertaan Kabupaten Simalungun tidak hanya untuk menampilkan produk unggulan, tetapi juga membuka peluang kerja sama, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan transaksi, serta menarik investasi bagi daerah.

Pemkab Simalungun berharap keikutsertaan dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 dapat memperkuat daya saing produk lokal, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (RS)