Harga Sembako Meroket! PKS Desak Pemko Bertindak, Warga Mulai Tersengat Inflasi

430

MEDAN — Jeritan warga soal melambungnya harga bahan pokok akhirnya menyentuh ruang rapat DPRD Kota Medan. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara tegas meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga sekaligus menjamin ketersediaan pangan di pasaran.

Desakan ini muncul setelah berbagai aduan dari masyarakat tentang beban ekonomi yang kian berat akibat lonjakan harga kebutuhan sehari-hari.

Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan, mengungkapkan bahwa keluhan warga bukan isu biasa.

Kenaikan harga terjadi di hampir semua komoditas utama dari cabai merah yang melonjak hingga menyentuh Rp37.286 per kilogram, bawang putih yang naik menjadi Rp32.333 per kilogram, hingga beras medium yang kini rata-rata mencapai Rp16.350 per kilogram.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) bahkan mencatat inflasi makanan, minuman, dan tembakau di Kota Medan pada April 2026 mencapai 0,64 persen.

Baca Juga : Bobby Sulap Pelabuhan Roro Jadi Raja Logistik Kepulauan, Harga Sembako Meluncur Turun?

Sementara itu, harga daging sapi naik sekitar 3 persen, bawang merah melonjak 10,5 persen, dan cabai rawit meroket hingga 38–53 persen.

“Kami mendapat aduan dari masyarakat terkait naiknya bahan-bahan kebutuhan pokok tersebut. Kami meminta kepada Pemerintah Kota Medan melalui OPD terkait agar melakukan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujar Syaiful Ramadhan, Selasa (25/08/2026).

Menurut politisi PKS ini, lonjakan harga bukan sekadar angka di atas kertas ini adalah pukulan telak bagi daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah yang setiap hari berjuang memenuhi piring makan keluarga.

Karena itu, ia mendesak Pemko Medan untuk melakukan pemantauan pasar secara berkala, memastikan rantai distribusi berjalan lancar, dan mencegah praktik penimbunan yang kerap menjadi biang keladi kelangkaan.

“Stabilitas harga kebutuhan pokok bukan hanya urusan ekonomi, tetapi menyangkut langsung kehidupan sehari-hari masyarakat. Pemerintah harus hadir memastikan masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar dan pasokan yang memadai,” tegasnya.

Syaiful juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas instansi dan keterlibatan pelaku distribusi untuk menjaga kelancaran pasokan. Ia menilai Pemko Medan perlu memperkuat sinergi dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta para pedagang pasar tradisional agar rantai pasok tidak tersendat.

Fraksi PKS berkomitmen untuk terus mengawal isu ini dan mendorong pemerintah daerah agar serius menangani persoalan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami akan terus mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pengendalian harga bahan pokok dan penguatan ketersediaan pasokan di Kota Medan,” pungkasnya.

Dengan inflasi yang terus mengancam, publik kini menanti langkah nyata Pemko Medan bukan sekadar janji, tetapi aksi konkret di lapangan. Warga Medan tak boleh terus menjadi korban permainan harga! (FD)