Bukan Sekadar Etalase! Rico Waas & Airin Ubah Galeri Mustika Deli Jadi “Mesin” PAD Medan

287

MEDAN — Sebuah terobosan strategis tengah dimatangkan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas.

Galeri Mustika Deli, yang selama ini mungkin dipandang sebelah mata sebagai ruang pamer biasa, kini diarahkan menjadi instrumen pengungkit Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan UMKM.

Ini bukan sekadar soal promosi, melainkan sebuah pergeseran paradigma: dari etalase pasif menjadi mesin ekonomi aktif.

Langkah ini semakin matang setelah Rico Waas dan Airin menerima kunjungan kurator seni dan budaya nasional, Edward Hutabarat (Edo), ke Galeri Mustika Deli di Gedung MPP, Minggu (18/10/2026).

Kehadiran Edo bukan tanpa alasan. Dengan pengalaman 25 tahun mendalami UMKM dan budaya di berbagai daerah, ia memberikan “amunisi” berharga berupa empat prinsip pengembangan produk identitas, kualitas, kreativitas, dan kesederhanaan.

“Yesterday, today harus sustain for tomorrow,” ujarnya, menekankan pentingnya kesinambungan antara warisan budaya dan inovasi masa kini.

Baca Juga : Bukan Sekadar Fashion Show: Manuver Bapenda Medan Incar PAD dari Panggung “Ulos in Innovation” 2026

Rico Waas menegaskan, pembangunan galeri dilakukan secara bertahap, dan masukan dari pakar sekelas Edo menjadi inspirasi untuk melompat lebih jauh.

“Galeri Dekranasda ini pembangunannya dilakukan secara bertahap. Dari masukan-masukan yang diberikan Bang Edo tentunya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas produk dan bagaimana nilai produk tersebut bisa meningkat,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, logikanya jelas peningkatan omzet UMKM akan memperluas basis penerimaan daerah melalui pajak dan retribusi.

Airin pun menyambut baik masukan tersebut. Ia mengakui banyak hal mendetail yang sebelumnya belum terpikirkan, yang kini menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan.

“Senang sekali tadi kami diberikan masukan. Ada hal-hal mendetail yang mungkin selama ini tidak terpikirkan oleh kami. Ini tentunya menjadi inspirasi untuk terus melakukan pembenahan,” katanya.

Dengan kurasi berkelas dan pembenahan berkelanjutan, Galeri Mustika Deli diproyeksikan bukan hanya menjadi kebanggaan warga Medan, tetapi juga bukti konkret bahwa ekonomi kreatif dapat menjadi pilar utama peningkatan PAD. (FD)