MEDAN – Relawan dan Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) mendukung dan memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 mendatang. Sedangkan Bobby Nasution sendiri ikut apa kata relawan.
Saat ini relawan Bobby Nasution telah tersebar 33 kabupaten /kota yang berada dj Sumatera Utara. Populasinya juga telah mencapai 74 ribu orang. Relawan ini akan terus setia bersama Bobby dalam melakukan pembangunan dan memiliki semangat seperti Presiden Jokowi dalam melaksanakan pembangunan. Mesin ini juga nantinya akan dimanfaatkan untuk bergerak dan berjuang memenangkan pasangan tersebut.
“Bismillahirrahmanirrahim, di tanah karo ini kami nyatakan, RKBN bersama relawan Bobby Nasution akan terus bergerak dan berjuang untuk memenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024,” ungkap Penasehat RKBN, Hasanul Jihadi kepada wartawan di sela sela peletakan batu pertama Juma Jokowi di Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Sabtu (4/11/2023).
Sementara itu, RE Nainggolan selaku Ketua Relawan Tegak Lurus Jokowi menambahkan, pihaknya juga telah membentuk relawan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. “Kami telah membentuk relawan Gibran Tangiang ni da Inang yang artinya doa ibu untuk Gibran menjadi wakil presiden mendampingi Pak Prabowo sebagai presiden,” ungkapnya.
Sementara itu, Bobby Nasution sendiri ketika ditanya arah dukungannya dalam pilpres nanti menegaskan akan mengikuti apa yang disampaikan relawannya. “Kalau relawan sudah mengarah ke sana, saya juga akan kesana. Saya ikut apa kata relawan saya. Saya dukung yang relawan saya dukung,” tegas Bobby disambut tepuk tangan relawan.
Bobby juga akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan partai dalam hal ini PDI Perjuangan. Apa alasan dan kenapa berbeda pandangan.
“Saya akan berkonsultasi dan komunikasi dengan PDI Perjuangan. Selama ini komunikasi juga baik -baik saja. Pihaknya terus berkomunikasi terkait pembangunan Kota Medan. Saya sampaikan apa yang menjadi alasan berbeda pandangan. Saya juga menerima apa arahan selanjutnya. Tujuan politik ini kan sama. Sama sama ingin memajukan Indonesia. Inikan pilihan hati dan pikiran. Dan ini yang saya sampaikan nanti,” ucapnya.
Menurutnya, memilih pemimpin itu berdasarkan pikiran dan hati. Begitu juga kepada siapa suara ini nanti dititipkan akan disampaika. Termasuk apa yang menjadi alasan kenapa cara pandangnya berbeda. “Kemana suara ini dititipkan nanti juga akan saya sampaikan secara baik -baik. Tujuan berpolitik itukan membangun bangsa. Cara pandang yang berbeda.Hanya caranya saja yang berbeda” tambahnya.(KM)