PADANG PARIAMAN – Misi meraih prestasi berujung duka. Sebuah bus yang mengangkut puluhan atlet karate Sumatera Utara usai mengikuti kejuaraan nasional di Padang, terguling dan hancur dalam kecelakaan maut, Minggu (7/9/2025) malam. Dua atlet meregang nyawa, sementara 29 lainnya mengalami luka-luka.
Insiden terjadi di Ruas Jalan Exit Tol Padang–Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, sekitar pukul 23.30 WIB. Bus pariwisata ALS dengan nopol BL-1234-XX diduga kuat kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan dan terbalik. Kondisi bus dilaporkan rusak parah dengan bodi yang hancur, menggambarkan kerasnya benturan.
Korban jiwa identitasnya masih ditahan pihak kepolisian menunggu proses identifikasi lengkap dan pemberitahuan kepada keluarga. Seluruh korban luka-luka masih mendapatkan perawatan intensif di beberapa rumah sakit terdekat.
Penyebab Pasti Masih Dalam Penyidikan
Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, menyatakan pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti. Apakah karena faktor kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, atau faktor jalan,” ujar Rudi, Senin (8/9/2025).
Menariknya, meski kecelakaan terjadi pada Minggu malam, laporan baru masuk ke kepolisian pada Senin pagi pukul 06.30 WIB. Hal ini memunculkan sejumlah pertanyaan mengenai kronologi kejadian sesungguhnya.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi dunia olahraga nasional, memutus harapan dan mimpi para atlet muda yang baru saja berlaga. Investigasi menyeluruh dari kepolisian dinantikan untuk mengungkap titik terang penyebab musibah ini dan memastikan adanya pertanggungjawaban. (Kompas)