Aksi Cepat Pemerintah dan TNI Atasi Irigasi Jebol Buka Harapan Petani Huta Bayuraja

SIMALUNGUN – Kerusakan parah pada saluran irigasi di Kelurahan Huta Bayuraja, Kecamatan Huta Bayuraja, Kabupaten Simalungun langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah bersama jajaran TNI.

Usai peninjauan lapangan pada Rabu (30/7/2025), pemerintah menyusun langkah cepat untuk memperbaiki saluran yang longsor demi menyelamatkan musim tanam para petani.

Sehari setelahnya, Kamis (31/7/2025), Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana kembali meninjau kondisi fisik irigasi yang runtuh.

Kunjungan tersebut menjadi titik awal pelaksanaan perbaikan melalui program Karya Bhakti, yang akan melibatkan personel TNI bersama tim teknis dari dinas terkait.

“Irigasi ini sangat penting, sehingga harus kita prioritaskan karena ini berkaitan dengan program nasional yaitu ketahanan pangan,” ungkap Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih saat meninjau langsung kerusakan. Ia menambahkan, “Yang lebih penting, masyarakat ingin segera menanam padi, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Simalungun akan segera memperbaiki irigasi ini.”

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsornya saluran irigasi ini berdampak pada sekitar 750 hektare dari total 2.000 hektare lahan sawah aktif di wilayah tersebut. Kondisi ini membuat petani terhambat menjalankan musim tanam yang dijadwalkan dimulai Oktober mendatang.

Sebagai respons, dinas teknis segera ditugaskan untuk mengeksekusi perbaikan bersama Kodim 0207/Simalungun. Dandim 0207/ Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana menyatakan siap mendukung penuh proses pengerjaan, dengan komitmen untuk memastikan kualitas dan ketahanan hasil akhir.

“Apalagi ini terkait dengan kebutuhan masyarakat terutama petani, kami akan bekerja semaksimal mungkin, bukan asal-asalan,” ungkap Dandim.

Ia juga menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar konstruksi yang dibangun tidak mudah rusak kembali.

“Jangan sampai cepat rusak kembali, kalau bisa sekali diperbaiki bisa bertahan selamanya,” tegasnya di lokasi peninjauan.

Dinas teknis turut menyatakan kesiapannya menjalankan proses pengerjaan dengan target selesai sebelum musim tanam. Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan agar pelaksanaan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, para petani menyambut positif langkah cepat tersebut. Seorang perwakilan kelompok tani dari Nagori Raja Maligas menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung pemerintah daerah dan jajaran TNI.

“Kami mewakili masyarakat Huta Bayuraja mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak Bupati Simalungun dan bapak Dandim 0207 yang telah hadir kembali untuk meninjau irigasi kami, dan telah menyampaikan kan segera memperbaikinya,” ungkap Rinston Manurung.

“Ini adalah kabar gembira buat kami, apa yang selama ini kami harapkan bisa terlaksana, sehingga kami bisa menanam padi kembali,” ujarnya penuh harap.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan, pihak kecamatan, tokoh masyarakat, perangkat nagori, serta warga yang berharap proyek perbaikan irigasi ini benar-benar menjadi solusi nyata atas ancaman gagal tanam yang sedang membayangi mereka.(RS)

#BupatiAntonAchmadSaragih#BupatiSimalungunAntonAchmadSaragih#Dandim0207/Simalungun#KitaMedan#PemkabSimalungun