Bedah 500 Rumah di Medan, Wali Kota Rico Waas Apresiasi Yayasan Tzu Chi: Wujud Hunian Layak bagi Warga Prasejahtera

MEDAN – Kabar baik bagi warga Medan yang masih tinggal di rumah tak layak huni! Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang berkomitmen merevitalisasi 500 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Medan.

Kerja sama strategis antara Pemko Medan dan Tzu Chi ini merupakan wujud nyata dari program nasional “Rumah Merah Putih” yang digagas Kementerian PKP. Tak hanya itu, gerakan ini juga mengusung tagline keren: “Berbenah Kampung” – sebuah langkah konkret mengubah wajah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat dan berkelanjutan.

Dalam audiensi di Balai Kota, Selasa (5/5/26), Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumut, Mujianto, didampingi Timmy Jawira (Ketua Tim Tanggap Darurat Tzu Chi Medan), menegaskan bahwa program ini bagian dari target besar perbaikan 5.000 rumah di seluruh Indonesia. Untuk Sumut, Medan menjadi prioritas utama.

Baca Juga : HUT Bhayangkara 79, Polrestabes Medan Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Patumbak

“Kami hadir membawa semangat mencari berkah melalui pengabdian. Dengan SOP nasional, kami alokasikan Rp30 juta per unit untuk perbaikan aspek ‘Aladin’ – Atap, Lantai, dan Dinding,” ujar Mujianto.

Yang menarik, program ini tidak menyasar rumah secara acak, melainkan dalam satu kawasan terintegrasi (lokalisasi). Hasilnya? Perubahan signifikan dan dampak sosial yang masif!

Wali Kota Rico Waas yang didampingi Sekda Wiriya Alrahman, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, dan Kadis Perkimcikataru Jhon Lase, mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 61.000 RTLH di Medan yang membutuhkan uluran tangan.

“Langkah awal 500 unit ini luar biasa. Tapi kita ingin tepat sasaran,” tegas Rico. Ia mengajukan tiga poin penting:

1. Legalitas Tanah – Pastikan dokumen hukum aman dan sesuai data pemerintah.
2. Segmentasi Wilayah – Usul kuota 100 rumah per daerah agar dampak merata.
3. Fleksibilitas Anggaran – Penyesuaian teknis di lapangan demi hasil maksimal.

Pemko Medan akan mengarahkan bantuan ini kepada warga kategori Desil 1 dan Desil 2 (tingkat kesejahteraan terendah). “Masyarakat Medan pasti bahagia bisa tinggal di rumah lebih layak. Kami siap dukung penuh,” tutup Rico.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian lintas agama, program ini dijamin bakal viral! Siapkah Medan punya ribuan hunian layak baru? (Rel)