SIMALUNGUN – Kecamatan Bosar Maligas kembali menunjukkan dominasinya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Simalungun. Untuk keempat kalinya secara berturut-turut, Bosar Maligas sukses keluar sebagai juara umum pada MTQ ke-52 Kabupaten Simalungun Tahun 2026.
Ajang keagamaan terbesar di Kabupaten Simalungun itu resmi ditutup Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Rabu (20/5/2026) malam.
Penutupan berlangsung meriah dan khidmat. Ribuan masyarakat memadati arena utama untuk menyaksikan pengumuman juara hingga penyerahan hadiah umrah kepada peserta terbaik.
Ketua DPRD Simalungun Sugiarto dalam sambutannya menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi sarana memperkuat syiar Islam dan membangun karakter generasi muda.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan agar nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Simalungun Adopsi Strategi Pariwisata Bangli dan Penglipuran untuk KEK Danau Toba
Sementara itu, Bupati Anton Achmad Saragih mengapresiasi seluruh peserta dan dewan hakim yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ selama tiga hari terakhir.
Menurutnya, MTQ memiliki peran penting sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman, termasuk ancaman narkoba dan pengaruh negatif perkembangan teknologi terhadap generasi muda.
“MTQ ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana melahirkan generasi yang berakhlak, mencintai Al-Qur’an, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Anton.
Dalam momen penutupan itu, Bupati juga memenuhi janjinya dengan memberikan hadiah umrah kepada tiga peserta terbaik. Mereka adalah Danish Arkana Sandhi dari Kecamatan Bandar Maligas sebagai juara Tahfidz 10 Juz, Satria Amal Samosir dari Bosar Maligas sebagai juara Mujawwad Dewasa Putra, serta Rafika Nurrahmah dari Hatonduhan sebagai juara Mujawwad Remaja Putri.
Berdasarkan keputusan dewan hakim yang dibacakan Ketua Dewan Hakim Muhammad Nurdin Panjaitan, Bosar Maligas kembali menjadi juara umum dengan raihan nilai tertinggi.
Selain Bosar Maligas, sejumlah kecamatan lain juga masuk daftar peraih nilai terbaik, yakni Kecamatan Siantar, Panei, Bandar, Jawa Maraja Bah Jambi, Hatonduhan, Tanah Jawa, Sidamanik, Gunung Maligas, Tapian Dolok, Huta Bayu Raja, Dolok Batu Nanggar, hingga Gunung Malela.
Selama pelaksanaan MTQ, suasana berlangsung semarak. Selain perlombaan tilawah, tahfidz, syarhil, fahmil hingga khottil Qur’an, acara juga dimeriahkan penampilan seni religi dan tari multi etnis yang menyedot perhatian masyarakat.
Bupati berharap semangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di seluruh nagori dan kecamatan di Simalungun sehingga mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, religius, dan bermartabat. (RS)