MEDAN – Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara (Sumut), El Adrianshah mengapresiasi fokus Pemerintah Provinsi Sumut dalam mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias.
Menurutnya, berbagai program yang dijalankan Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya mulai mengubah stigma Nias sebagai daerah tertinggal.
Hal itu disampaikan El Adrianshah saat ditemui di Kantor DPD Partai Hanura Sumut, kemarin.
“Langkah ini patut diapresiasi. Selama ini Kepulauan Nias kerap dipandang sebagai daerah tertinggal di Sumatera Utara. Dengan berbagai program pembangunan yang dilakukan saat ini, kami melihat ada keseriusan pemerintah agar tidak ada lagi daerah tertinggal di Sumut,” kata El.
Mantan Ketua KNPI Sumut tersebut menilai kebijakan Bobby Nasution dan Surya yang bergantian berkantor di Kepulauan Nias menjadi bentuk perhatian nyata terhadap percepatan pembangunan di wilayah kepulauan itu.
Menurutnya, pembangunan yang menyasar sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pariwisata akan mendorong masyarakat setempat untuk ikut meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sejalan dengan arah pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.
Baca Juga: Desak Pemerataan! Fraksi Hanura-PKB Minta Pembangunan Medan Utara Jadi Prioritas Utama Pemko
“Pembangunan yang dilakukan saat ini tentu akan memantik semangat masyarakat untuk terus berbenah. Ketika akses jalan, layanan kesehatan, pendidikan dan sektor pariwisata berkembang, maka masyarakat juga akan terdorong meningkatkan kapasitas dirinya,” ujarnya.
El berharap pola pembangunan yang diterapkan di Kepulauan Nias dapat menjadi model bagi daerah lain di Sumut.
“Kita berharap konsep pembangunan seperti ini juga bisa diterapkan di wilayah lain di Sumatera Utara sehingga memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan menjadikan Sumut sebagai contoh pembangunan di tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Gunungsitoli dari Partai Hanura, Firman Zebua, menilai berbagai program yang dijalankan Pemprov Sumut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kepulauan Nias.
Menurut Firman, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
“Perbaikan jalan dan jembatan memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Akses yang semakin baik akan mempercepat pertumbuhan di berbagai wilayah,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Firman juga menyoroti peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan di Kepulauan Nias. Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan dan rencana pembangunan sekolah unggulan akan memudahkan masyarakat memperoleh layanan yang lebih baik tanpa harus keluar daerah.
“Dengan semakin banyak fasilitas kesehatan yang memadai dan rencana pembangunan sekolah unggulan, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas,” katanya.
Firman berharap masyarakat Kepulauan Nias dapat memanfaatkan berbagai program pembangunan yang sedang berjalan untuk mendorong kemajuan daerah.
“Kami berharap seluruh masyarakat ikut mendukung dan memanfaatkan berbagai pembangunan yang dilakukan pemerintah agar Kepulauan Nias semakin maju dan menjadi salah satu kawasan potensial di Sumatera Utara,” pungkasnya. (RS)