MEDAN – Dalam rangka memastikan umat Muslim di seluruh Indonesia dapat merayakan malam takbir dan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah dengan khusyuk dan penuh kedamaian, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengerahkan kekuatan luar biasa.
Sebanyak 72.000 lebih personel dikerahkan untuk mengamankan rangkaian ibadah yang berlangsung mulai malam ini hingga esok hari.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu saat melakukan inspeksi mendadak dan doorstop di Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, pada Jumat (20/3/2026).
Kehadiran Kapolri di kota Medan bukan tanpa alasan. Bersama jajaran tinggi negara, ia memimpin langsung pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara nasional melalui sistem daring, memastikan kesiapan seluruh jajaran dari Sabang sampai Merauke.
Dalam momen yang berlangsung khidmat tersebut, Kapolri didampingi oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Subianto, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/Bukit Barisan, serta unsur Forkopimda Sumatera Utara.
Kehadiran pimpinan tertinggi TNI dan Polri secara bersama-sama ini menegaskan sinergi yang solid dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, khususnya di momen vital seperti Hari Raya Idul Fitri.
“Malam ini sampai dengan besok kita melaksanakan rangkaian kegiatan. Yang pertama adalah kegiatan takbir keliling yang harus kita amankan secara ketat. Untuk itu, kita libatkan kurang lebih 72.000 lebih personel gabungan TNI-Polri,” ujar Jenderal Listyo Sigit di hadapan media.
Kapolri menekankan bahwa pengamanan tidak akan berhenti setelah gelombang takbir usai. Pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan Salat Id di ribuan masjid dan lapangan terbuka, hingga rangkaian kegiatan masyarakat pasca-salat seperti halal bihalal serta kunjungan massal ke tempat wisata dan pusat perbelanjaan.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi fokus utama kami. Mulai dari malam takbir, pelaksanaan salat Id, hingga kegiatan masyarakat lainnya. Tujuan kita hanya satu menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan,” tegas Kapolri.
Pengerahan personel sebesar 72.000 ini merupakan bagian dari skema Operasi Ketupat yang digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan pos pengamanan yang tersebar strategis, mulai dari titik keramaian, jalur alternatif, hingga lokasi sentral ibadah, Polri berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Masyarakat pun diimbau untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
Dengan kesiapsiagaan penuh dari 72 ribu personel gabungan ini, diharapkan malam takbir yang meriah dan salat Id yang khusyuk dapat berjalan tanpa hambatan, mengantarkan umat Muslim di Indonesia merayakan kemenangan dengan penuh ketenangan. (FD)