MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat sinergi strategis untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat.
Kolaborasi ini ditargetkan dapat mendongkrak penerimaan zakat guna mendanai berbagai program percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Sumut.
Dalam pertemuan dengan Kepala Baznas RI, Noor Achmad, di Kantor Gubernur, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengungkapkan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pemprov rutin mengumpulkan dana sekitar Rp600 juta per bulan.
“Dengan kolaborasi yang lebih solid bersama Baznas, angka ini harusnya bisa kita tingkatkan signifikan. Baznas telah membuktikan kontribusinya melalui berbagai program nyata, seperti pemberian modal usaha, beasiswa, dan renovasi rumah tidak layak huni. Ini yang akan kita genjot untuk percepat penuntasan kemiskinan ekstrem,” tegas Bobby.
Bobby menekankan, penanganan kemiskinan ekstrem tidak hanya fokus pada bantuan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar mandiri secara ekonomi melalui pelatihan dan pemodalan usaha.
Di sisi lain, Noor Achmad menyampaikan optimismenya dalam mencapai target nasional Baznas tahun ini sebesar Rp1,37 Triliun. Hingga saat ini, realisasinya telah mencapai Rp900 Miliar.
“Kami optimis target ini tercapai berkat komitmen kuat seperti dari Pemprov Sumut. Semakin besar zakat yang terkumpul, semakin banyak mustahik (penerima zakat) yang bisa kita bantu,” jelas Noor.
Program Unggulan Baznas yang Didukung Pemprov Sumut:
· Baznas Microfinance: Program pemberdayaan ekonomi melalui pinjaman modal usaha.
· Beasiswa Cendekia Baznas: Bantuan pendidikan untuk jenjang perguruan tinggi.
· Rumah Sehat Baznas: Layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
· Baznas Tanggap Bencana: Penyaluran bantuan darurat saat bencana.
· Program Prioritas: Fokus pada penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, dan pembangunan Rumah Layak Huni.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Baznas Sumut M Hatta, Asisten Pemerintahan dan Kesra Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Sosial Asren Nasution, serta jajaran terkait lainnya. (Rel)