Kronologi Penipuan Berkedok Polisi: Empat Pria Rampok Tamu Hotel di Sibolangit

MEDAN – Kejahatan berkedok aparat kepolisian mengguncang Sibolangit, Deli Serdang. Empat pria mengaku sebagai polisi merampas uang dan menganiaya dua tamu Hotel Bungalow Lorena di Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar Baru, Minggu (16/3/2025) dini hari.

Pelaku memeras total Rp4,3 juta lewat ancaman pisau dan penculikan ke area perkemahan setempat.

Modus Pelaku Palsukan Identitas Polisi
Kasi Humas Polrestabes Medan AKP Handel Sembiring, mengungkap kronologi kejadian. Korban, Revi Rinaldo (27) dan Ahmad Ramadan, sedang menginap untuk persiapan perjalanan ke Berastagi.

Saat Revi mengambil baju di mobil pukul 02:00 WIB, pelaku berkendara Yamaha Aerox BK 2747 AMB menyergapnya dan membawanya ke pos jaga hotel. Tiga pelaku lain tiba dengan mobil Avanza putih, lalu memukuli korban hingga babak belur.

Penculikan ke Perkemahan & Pengancaman via DANA
Korban dan temannya dipaksa masuk mobil Avanza, lalu dibawa ke Perkemahan Pramuka Sibolangit. Di lokasi terpencil, pelaku mengancam:

“Kalian mau dibawa ke kantor polisi atau damai di sini?”. Mereka meminta tebusan Rp30 juta, namun korban hanya mampu mentransfer Rp3 juta via BRImo ke akun DANA pelaku.

Ahmad Ramadan juga dipaksa mengirim Rp1 juta dari keluarganya. Setelah mengambil paksa HP, korban diturunkan di pinggir jalan.

Polisi Selidiki Pelaku Pemalsu Identitas**
Handel Sembiring menegaskan laporan telah diterima Polsek Pancur Batu.

“Kami mengusut pelaku yang menggunakan plat motor AMB dan mobil Avanza putih,” ujarnya. Polisi menduga pelaku merupakan sindikat berpengalaman karena modus ancaman pisau dan manipulasi identitas polisi. Publik diminta waspada terhadap oknum mengaku aparat tanpa seragam resmi. (FD)

#kronologi penganiayaan hotel deli serdang#modus polisi gadungan#pemerasan via dana#penculikan sibolangit