Tragedi Idulfitri di Balik Pembuangan Bayi Aisyah: Polres Asahan Ringkus Orang Tua Kandung yang Panik karena Takut Keluarga

ASAHAN – Kasus penemuan bayi perempuan yang sempat menggemparkan warga Aek Kuasan akhirnya terungkap. Polres Asahan melalui jajaran Polsek Pulau Raja berhasil mengamankan kedua orang tua kandung bayi tersebut setelah melakukan penyelidikan selama hampir satu pekan.

Peristiwa bermula pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 19.45 WIB, saat seorang warga berinisial S (62) menemukan seorang bayi perempuan dalam posisi telungkup di tengah jalan umum di Lingkungan V, Kelurahan Aek Loba Pekan, Kecamatan Aek Kuasan. Bayi tersebut langsung diamankan dan dirawat sementara oleh warga setempat.

Mendapat laporan, personel Polsek Pulau Raja bergerak cepat ke lokasi. Bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Aek Kuasan untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan kesehatan.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa bayi berusia sekitar 7 bulan itu dalam kondisi sehat. Kapolsek Pulau Raja bersama unsur Forkopincam turut melakukan peninjauan dan memastikan perlindungan terhadap bayi tersebut.

Baca Juga : Bayi Diperdagangkan Seperti Barang! Sindikat Adopsi Palsu di Medan Dibongkar Polisi

Polisi langsung melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas orang tua bayi. Setelah menelusuri informasi dari masyarakat hingga jejak administrasi, pada Rabu (26/3/2026) pagi, petugas mengamankan seorang pemuda berinisial MA (20) yang diduga sebagai ayah kandung bayi tersebut.

Dari hasil interogasi, MA mengakui perbuatannya bersama kekasihnya, D.P (20), seorang perempuan yang kemudian diamankan di lokasi berbeda.

Keduanya mengaku sebagai orang tua dari bayi yang diberi nama Aisyah. Bayi tersebut lahir pada Agustus 2025 di Medan dan merupakan buah dari hubungan di luar pernikahan yang selama ini mereka rahasiakan.

Motif di balik tindakan nekat ini pun terungkap. Rasa takut yang membuncah kepada orang tua masing-masing, terutama menjelang perayaan Idulfitri, menjadi pemicu utama.

Dalam kondisi panik, keduanya sepakat meletakkan bayi mereka di jalan dekat rumah pelaku pria dengan harapan segera ditemukan oleh warga.

Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menangani kasus yang menyangkut keselamatan anak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa. Proses hukum terhadap kedua pelaku akan terus berlanjut, dan kami memastikan perlindungan terbaik bagi bayi ini,” ujarnya.

Saat ini, kedua pelaku beserta bayi telah diamankan di Polsek Pulau Raja. Kasus ini selanjutnya ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat duka sekaligus pelajaran penting bagi kita semua akan pentingnya pendampingan keluarga dan edukasi kesehatan reproduksi bagi generasi muda. (HEN)

#AekKuasan#Idulfitri2026#KasusBayiAisyah#kitamedandotcom#PembuanganBayi#PerlindunganAnak#PolresAsahan#PolriPeduli#ViralAsahan