Prestasi Gemilang BNNP Sumut 2025: Sita 84 Kg Sabu, 760 Kg Ganja, dan Bongkar Jaringan Narkoba!

MEDAN – Maraknya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara mencatatkan prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025.

Melalui operasi intensif dan penguatan intelijen, BNNP Sumut berhasil menyita lebih dari 84 kg sabu-sabu, 760 kg ganja, 2.910 butir pil ekstasi, serta 178 bungkus liquid vape berisi kokain dan MDMA yang berbahaya.

Keberhasilan ini berasal dari pengungkapan 67 kasus tindak pidana narkotika, jauh melampaui target awal 35 kasus. Dari operasi tersebut, 62 tersangka diamankan, termasuk pembongkaran 3 jaringan terorganisir yang menjadi tulang punggung peredaran narkoba di wilayah ini.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, menyampaikan hal ini dalam rilis akhir tahun di Kantor BNN Sumut, Selasa (23/12/2025). “Kolaborasi dengan aparat penegak hukum lainnya telah membuahkan hasil luar biasa. Kami tidak hanya menargetkan pengedar kecil, tapi juga membongkar jaringan besar untuk memutus rantai pasok narkotika,” tegasnya.

Namun, di balik prestasi ini, tantangan besar masih mengintai. Sumatera Utara tetap menduduki peringkat 1 nasional prevalensi pengguna narkoba, dengan estimasi sekitar 1,5 juta jiwa terpapar. Ironisnya, hanya 467 orang yang berhasil direhabilitasi dari 1.497 penyalahguna yang mengakses layanan.

“Kesadaran masyarakat untuk rehabilitasi masih rendah. Padahal, rehab adalah bentuk kehadiran negara untuk menyelamatkan nyawa, bukan hukuman,” ungkap Brigjen Tatar.

Faktor penyebab tinggi prevalensi meliputi maraknya kampung narkoba dan rendahnya minat rehabilitasi. Ke depan, BNNP Sumut akan menggandeng Bhabinkamtibmas sebagai agen pemulihan di desa-desa, serta transformasi kampung narkoba menjadi kawasan bersih melalui kolaborasi stakeholder.

Untuk 2026, program unggulan seperti Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dan Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak (ANANDA) akan digencarkan. Brigjen Tatar juga mengimbau masyarakat mengisi libur Natal dan Tahun Baru dengan aktivitas positif, sambil memperkuat teknologi pengawasan dan ketahanan keluarga.

Dukungan datang dari berbagai pihak. Ketua DPD Granat Sumut, Sastra, mengharapkan fokus lebih pada jaringan besar tahun depan. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sumut, Akmaluddin Syahputra, menekankan sinergi sosialisasi melalui Ganas Annar. Sementara Sekjend GPP, Pdt. Brani Jaya Hutauruk, menegaskan pentingnya menjaga keluarga sebagai benteng utama dari bahaya narkotika.

Keberhasilan BNNP Sumut ini menjadi sinyal harapan dalam perang melawan narkoba. Mari bersama lindungi generasi bangsa dari ancaman mematikan ini. (FD)

#BNNPSumut#GenerasiMudaAman#IndonesiaBebasNarkoba#PemberantasanNarkotika#RehabilitasiNarkoba#StopNarkoba#SumutBebasNarkoba#WarOnDrugs