MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas, mencatatkan sejarah baru dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang disampaikan di hadapan DPRD Kota Medan, Senin (9/3/2026).
Bukan sekadar laporan formalitas, Rico Waas memaparkan serangkaian data makro yang membuktikan bahwa “New Chapter” Medan tengah berjalan di jalur yang tepat.
Di ruang sidang DPRD yang dipimpin Ketua Wong Chun Sen, serta didampingi Sekda Wiriya Alrahman dan jajaran pejabat Pemko Medan, Rico Waas membuka tabir kinerja satu tahun kepemimpinannya.
Berpedoman pada RPJMD 2025–2029 dan PP No. 13/2019, ia menyampaikan kabar baik seluruh indikator utama pembangunan menunjukkan tren positif.
Kinerja Makro Melonjak: IPM Tertinggi, Kemiskinan Tertekan
Rico memaparkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Medan tahun 2025 mencapai 83,74 poin, melesat 0,51 poin dari tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Medan pada posisi yang sangat kompetitif di tingkat nasional.
Lebih membanggakan lagi, pertumbuhan ekonomi tercatat di angka 5,10 persen. Meski hanya naik 0,03 persen, stabilitas ini krusial di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.
“Yang paling kita syukuri adalah keberhasilan program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Rico.
Baca Juga : Medan Darurat Kemiskinan! Zulkarnaen Desak Pusat Tambah Kuota Bansos
Hal ini dibuktikan dengan angka kemiskinan yang berhasil ditekan hingga 7,25 persen turun signifikan sebesar 0,69 persen. Artinya, ribuan warga Medan berhasil keluar dari garis kemiskinan dalam setahun terakhir.
Sektor ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 7,99 persen, berkurang 0,14 persen. Meski ketimpangan pendapatan (rasio gini) masih berada di angka 0,3620, tren penurunan pengangguran menjadi modal sosial yang kuat.
APBD dan Belanja Modal: Efisien tapi Produktif
Dari sisi pengelolaan keuangan, Rico Waas melaporkan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp6,32 triliun (90,79 persen dari target).
Yang menarik, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyentuh angka Rp3,09 triliun, hampir menyamai pendapatan transfer yang sebesar Rp3,13 triliun. Ini menandakan kemandirian fiskal Medan semakin kuat.
Belanja daerah terealisasi Rp5,83 triliun atau 82,56 persen. Meski serapan tidak mencapai 100 persen, Rico memastikan bahwa belanja modal dan operasi difokuskan pada proyek-proyek yang menyentuh hajat hidup orang banyak.
Fakta Menarik di Balik Angka: Dari Jalan Mulus hingga Lampu Terang
Dalam presentasinya, Rico membeberkan proyek fisik yang kasat mata:
1. Infrastruktur: Sepanjang 2025, 195 kilometer jalan berhasil direhabilitasi. Keluhan warga tentang jalan rusak mulai terjawab.
2. Penerangan: Program zero lampu padam berjalan sukses dengan 90 persen lampu jalan di Medan kini menyala. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal keamanan dan aktivitas ekonomi malam.
3. Pelayanan Publik: Indeks Pelayanan Publik meraih nilai A (4,54) dan Indeks Inovasi Daerah mencapai 58,16, melampaui target.
Investasi Rp14,59 Triliun dan Banjir Penghargaan
Sektor ekonomi patut mendapat sorotan. Nilai investasi yang masuk ke Kota Medan mencapai angka fantastis, yaitu Rp14,59 triliun. Angka ini menjadi katalis utama penciptaan lapangan kerja baru melalui berbagai career expo dan pelatihan vokasi.
Prestasi ini tidak luput dari perhatian pusat. Rico dengan bangga memaparkan deretan penghargaan yang menghiasi Medan sepanjang 2025:
· Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kelima kalinya berturut-turut.
· UHC Awards 2025 kategori Madya atas keberhasilan jaminan kesehatan universal.
· Innovative Government Award 2025.
· Predikat pelayanan publik tanpa maladministrasi terbaik se-Sumut.
· Dan yang terbaru, peringkat 5 Kota Terbaik Nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) versi Kemendagri.
“Mewakili warga Medan, saya menerima penghargaan ini. Tapi ini bukan akhir. Ini adalah cambuk untuk terus melompat lebih jauh,” tegas Rico.
Menutup pidatonya, ia meminta masukan konstruktif dari DPRD. “Kritik dan rekomendasi dewan adalah peta jalan kita menuju Medan yang lebih maju, berbudaya, dan sejahtera. Mari kita bangun Medan bersama-sama,” pungkasnya.
Dengan segudang prestasi ini, publik kini menanti apakah tren positif ini akan berlanjut di tahun politik mendatang, atau justru menjadi batu loncatan bagi Rico Waas untuk terbang lebih tinggi? Yang jelas, rakyat Medan kini punya alasan lebih untuk tersenyum. (Rel)