MEDAN – Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengajak dan mengingatkan semua pihak yang terlibat langsung dalam proses pemilu untuk memahami dan mengerti aturan sebelum mulainya masa kampanye secara resmi.
Dia berharap pemilu dapat berjalan dengan aman, damai, tertib, kondusif dan menggembirakan. Untuk itu, semua pihak kiranya bisa mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan pesta demokrasi, termasuk yang berkaitan dengan alat peraga kampanye (APK).
“Untuk sama-sama kita pahami. Tentu, ada aturan yang ditetapkan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum masuk masa kampanye. Mohon ini jadi perhatian kita semua, terutama bagi rekan-rekan dari partai politik,” ungkapnya saat menjadi pembina apel penertiban alat peraga kampanye yang berlangsung di Halaman Depan Balai Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Minggu (5/11/2023).
Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu wujud persiapan jelang pemilu. Untuk itu semua pihak harus mendukung terwujudnya pemilu yang aman, damai, tertib, kondusif dan menggembirakan. “Penertiban APK menjadi hal yang perlu untuk dilakukan,” ungkapnya.
Guna mewujudkan Pemilu yang damai, Bobby Nasution juga berpesan agar kiranya semua pihak tidak saling menciptakan suasana yang berpotensi menimbulkan gesekan. “Mari, kita jaga kekondusifan Kota Medan,” ajaknya.
Terakhir, Bobby berpesan kepada KPU dan Bawaslu Kota Medan untuk terus gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat Kota Medan turut berpartisipasi mensukseskan jalannya Pemilu 2024. “Medan pernah menjadi kota dengan tingkat partisipasi pemilih terendah. Mudah-mudahan hal itu tidak terjadi lagi di pemilu mendatang,” harapnya.(KM)