MEDAN – Aksi bersih-bersih kawasan Islamic Center, Medan Labuhan, Sabtu (26/9/2026), bukan sekadar seremonial belaka.
Di bawah komando Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, Pemko Medan mencanangkan sebuah gerakan besar menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya harian, bukan acara musiman.
Didampingi Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo dan M. Husni, serta Anggota DPRD Kota Medan Tia Ayu Anggraini, Zakiyuddin turun langsung memimpin pembersihan.
Kehadiran para tokoh lintas institusi ini menjadi sinyal kuat bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya beban pemerintah semata.
“Kita berkomitmen untuk bersama-sama melakukan kegiatan ini, insyaallah minimal sebulan sekali. Tidak hanya hari ini, tetapi berlanjut di berbagai wilayah di seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan,” tegas Zakiyuddin di hadapan warga dan petugas P3SU kecamatan.
Pernyataan ini menjadi pembeda dari aksi kebersihan biasa. Zakiyuddin menargetkan gerakan ini menjadi agenda rutin bulanan yang terdesentralisasi di setiap kecamatan.
Baca Juga : Wapres Gibran Tinjau Proyek Medan Islamic Center
Tujuannya jelas menciptakan lingkungan yang lebih asri, sehat, dan nyaman, sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat kebersihan lingkungan dari akar rumput.
Namun, pria yang akrab disapa Zaki ini menyoroti tantangan terbesarnya. Menurutnya, keberhasilan gerakan ini tidak diukur dari banyaknya sampah yang diangkut sehari, melainkan dari perubahan pola pikir masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa kebersihan bukan proyek instan, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan publik.
“Jangan hanya mengandalkan pemerintah. Mari kita lakukan bersama-sama. Kesadaran masyarakat untuk ikut merawat lingkungan menjadi kunci agar hasil gotong royong tidak kembali sia-sia setelah kegiatan selesai,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menciptakan lingkungan bersih, Zaki menilai aktivitas gotong royong ini memiliki manfaat tersembunyi yang jarang disorot mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan kebugaran fisik.
Ia mengajak warga menjadikan momen ini sebagai olahraga bersama yang mempererat tali silaturahmi.
Dengan melibatkan Camat Medan Labuhan Elias Padang, Camat Medan Deli M. Aidiel Putra Pratama, para lurah, dan petugas kebersihan, gerakan ini menjadi contoh nyata kolaborasi vertikal dari tingkat kota hingga lingkungan terkecil.
Jika konsisten, Medan tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial. Mari mulai dari diri sendiri, mulai dari hari ini. (FD/Rel)