Daripada Ngontrak, Rumah Subsidi Jadi Pilihan Tepat

268

MEDAN – Rumah bersubsidi menjadi pilihan utama para anak muda saat ini. Alasannya harga rumah sangat terjangkau.

Harga rumah bersubsidi biasanya dibanderol dengan harga Rp150 juta sampai Rp160 juta. Angsurannya per bulannya juga tidak terlalu memberatkan. Mulai dari Rp1 juta lebih setiap bulannya. Bila dibagi per hari, masyarakat cukup mengumpulkan sekitar Rp30 ribu lebih. DP rumah juga tidak terlalu besar. Cukup terjangkau bagi mereka yang berpenghasilan Rp3 juta ke atas.

Hal ini menjadi pilihan telat bagi mereka yang memulai berumah tangga atau belum berumahtangga , tapi sudah memiliki pekerjaan yang mapan.

Selain harganya murah, ukurannya juga tidak terlalu kecil. Cukup pas bagi mereka yang baru memulai rumah tangga atau baru memiliki satu, dua anak. Alasan ini juga membuat para pengembang selalu sold out menjual rumah subsidi. Bahkan, sudah terjual meskipun pembangunan belum atau sedang dikerjakan.

“Setiap kami bangun selalu habis. Sekarang ini kami sudah membangun tahap tiga. Alasannya, selain murah, rumahnya juga tidak terlalu kecil. Cukup pas bagi yang baru berumah tangga,” ungkap M Ari, salah satu pengembang di Kota Medan, Kamis (12/10/2023).

Ari juga menjelaskan, selain harganya murah, syarat untuk mendapatkan rumah subsidi tidak terlalu berat. Pihak bank juga kerap membantu bagi yang ingin melakukan akad kredit. Terpenting punya penghasilan cukup untuk biaya hidup dan membayar kredit. “Syaratnya cukup mudah. Surat keterangan belum memiliki rumah tidak punya mobil dan lainnya. Bahkan, bagi yang belum berumah tangga juga bisa. Yang penting usia sudah mencapai 21 tahun,” katanya.

Dengan harga yang terjangkau dan juga ukuran yang standar, masyarakat yang ingin punya rumah menjadikan rumah subsidi menjadi pilihan. “Daripada mereka mengontrak, maka rumah subsidi ini menjadi pilihan pas,” tambahnya.(KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com