Jurassic World Rebirth, Biasa-biasa Saja, Tidak Buruk Tapi Juga Tidak Istimewa
MEDAN – Jurassic World Rebirth akan tayang musim panas ini dengan ambisi besar: membangkitkan kembali waralaba yang telah berusia 30+ tahun. Namun, setelah pemutaran perdana di London (17 Juni 2025), kritik mulai bermunculan.
Gareth Edwards, sang sutradara, mengakui tantangan terbesarnya. “Bagaimana membuat dinosaurus menarik lagi bagi penonton modern?”
“Penonton butuh sesuatu yang segar,” ujar Edwards dalam wawancara eksklusif dengan GamesRadar+ baru-baru ini.
“Kita harus jujur—dinosaurus mungkin sudah kehilangan daya tariknya. Tapi justru di situlah kami berinovasi,” ujarnya lagi.
Apa yang Baru di Jurassic World Rebirth ?
– Star-Studded Cast : Scarlett Johansson memerankan Zora Bennett, didukung Jonathan Bailey, Mahershala Ali, dan Rupert Friend dalam misi rahasia di pulau terpencil Ile Saint-Hubert.
– Plot Gelap & Eksperimen DNA : Film ini mengangkat sisi kelam korporasi yang memanipulasi DNA dinosaurus untuk tujuan tak terduga.
– Dunia Pasca-Dominion : 5 tahun setelah kejadian Jurassic World: Dominion dinosaurus kini hidup terisolasi di pulau terpencil. Tapi apakah mereka benar-benar aman? Atau ada agenda tersembunyi?
Kritik Pedas: Apakah Rebirth Gagal Memenuhi Ekspektasi?
Meski mengusung tema relevan—keserakahan korporasi, kerusakan lingkungan, dan etika kloning film ini hanya meraih 58% di Rotten Tomatoes. Aidan Kelley dari Collider memberi nilai 5/10 dengan komentar:
“Ada adegan seru, tapi Rebirth terjebak mengulang narasi lama tanpa terobosan berarti,” ungkap Collider.
Jurassic World Rebirth Layak Ditonton? Ini Kata Kritikus & Fans!
Berdasarkan narasumber di atas, film ini memang “biasa-biasa saja” —tidak buruk, tapi juga tidak istimewa. Namun, apakah itu berarti tidak layak ditonton? Tergantung ekspektasi Anda!
Kenapa Bisa “Biasa Saja”?
✔ Cerita Kurang Inovatif : Kritikus seperti Aidan Kelley (Collider) menyebut film ini “mengulang pesan lama” tanpa terobosan baru.
✔ Rating Sedang (58% Rotten Tomatoes) : Tidak jelek, tapi jauh dari kesan “wajib tonton”.
✔ Dinosaurus Mulai Terasa Klise : Bahkan sutradaranya sendiri mengakui bahwa daya tarik dinosaurus mungkin sudah berkurang.
Tapi… Tetap Layak Jika:
🔹 Anda Fans Setia Jurassic Park – Nostalgia, aksi dinosaurus, dan dunia waralaba ini masih menarik.
🔹 Menyukai Cast-nya*? – Penampilan Scarlett Johansson, Mahershala Ali, dan Jonathan Bailey tetap jadi nilai plus.
🔹 Ingin Hiburan Musim Panas – Efek visual dan adegan lari dari dinosaurus tetaplah menghibur.
Jadi, Nonton atau Tidak?
✅ Nonton jika:
– Anda penggemar franchise-nya.
– Hanya ingin hiburan ringan dengan spektakel visual.
– Penasaran dengan arah baru cerita (meski tidak terlalu revolusioner).
❌ Lewati jika:
– Mengharapkan cerita segar dan mendalam.
– Sudah jenuh dengan formula Jurassic World sebelumnya.
– Lebih suka menunggu tayang digital/streaming.
Kesimpulan
“Rebirth” tidak buruk, tapi bukan yang terbaik dari serinya. Jika ingin pengalaman bioskop seru tanpa ekspektasi tinggi, bisa jadi pilihan. Tapi jika mencari film dengan storytelling kuat, mungkin bisa ditunda. (FD/Collider)