Viral Video Bocorkan Dugaan Intimidasi Kepling, Rico Waas Tantang Pemeriksaan: “Periksa Saja!”
MEDAN – Meski Pilkada Medan 2024 telah usai dengan penetrasi pasangan Rico Waas-Zaki sebagai pemenang, gelombang kontroversi justru memuncak.
Sebuah video viral yang diduga menampilkan praktik intimidasi oleh kepala lingkungan (Kepling) untuk mendukung kandidat tertentu kembali mengguncang dunia maya. Rico Waas, Wali Kota Medan terpilih, menantang pemeriksaan dengan jawaban singkat: “Ya diperiksa saja!”
Dugaan Keterlibatan Kepling: Isi Video yang Bikin Gaduh
Video berdurasi 30 detik yang direkam di sebuah warung kopi Medan memperlihatkan percakapan antara warga dan seorang pria berbaju kampanye Rico-Zaki.
Dalam rekaman itu, terdengar klaim bahwa Kepling memberikan instruksi untuk memenangkan pasangan tersebut:
– “Ada perintah dari Kepling. Kalau nggak, gak mungkin naik itu. Kita bantulah, kita rame di sini,” ujar pria tersebut.
Rekaman ini memicu kecaman publik atas dugaan pelanggaran netralitas ASN dan praktik politik intimidatif. Netizen menuntut KPU Medan dan Bawaslu turun tangan klarifikasi.
Rico Waas Tantang Investigasi: Respons Singkat yang Picu Tanya
Usai menghadiri acara HUT Sumut di Gedung DPRD Sumut (15/4/2025), Rico Waas dihadang awak media yang mempertanyakan video tersebut. Dengan ekspresi datar, ia menjawab:
“Ya diperiksa saja!”
Pernyataan ini menuai spekulasi. Sebagian publik menganggapnya sebagai bentuk keterbukaan, sebagian lain menilai itu pengingkaran tanggung jawab. Hingga kini, tim hukum Rico-Zaki belum memberikan pernyataan resmi.
Masyarakat Medan Desak Transparansi: “Jangan Abaikan Suara Rakyat!”
Dugaan pelanggaran Pilkada ini memantik gerakan #NetralitasKepling di Twitter/X, yang telah di- retweet 5.000 kali dalam 24 jam. Aktivis demokrasi, Ahmad Faisal, menegaskan:
“Kepling adalah ujung tombak demokrasi di tingkat RT/RW. Jika mereka tidak netral, proses pemilihan kehilangan legitimasi.”
Publik juga meminta Kementerian Dalam Negeri dan Polrestabes Medan mengusut tuntas apakah ada pelanggaran sistemik atau sekadar oknum tertentu. (FD)