Wali Kota Medan: Stok BBM Cukup, Kelangkaan Disebabkan Gangguan Distribusi

42

MEDAN – Menanggapi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa stok BBM di Kota Medan sebenarnya aman dan mencukupi. Permasalahan utama justru terletak pada terhambatnya pendistribusian akibat cuaca buruk dan banjir.

“Kami imbau masyarakat Kota Medan untuk tidak panik. Rekan-rekan Pertamina telah menyatakan stok BBM kita cukup. Kelangkaan ini hanya persoalan distribusi,” tegas Rico Waas usai rapat koordinasi dengan PT Pertamina dan PT PLN di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (29/11/25).

Akar Masalah: Cuaca Buruk & Banjir
Rico Waas membeberkan dua faktor penyebab terhambatnya distribusi BBM:
1. Cuaca Buruk di Pelabuhan Belawan: Kapal pengangkut BBM tidak dapat melakukan bongkar muat.
2. Banjir: Akses jalan menuju banyak SPBU terendam, menghambat pergerakan tangki pengangkut.

Imbauan: Jangan Panic Buying!
Wali Kota dan Pertamina secara khusus meminta masyarakat tidak melakukan panic buying atau menimbun BBM. Pembelian berlebihan justru akan memperparah situasi dan menghambat penyaluran yang merata.

“Mari bersabar dan beli secukupnya. Dengan demikian, BBM yang sudah didistribusikan dapat dinikmati oleh semua warga,” jelas Rico.

Kondisi Listrik Juga Sedah Dipulihkan
Sementara untuk masalah pemadaman listrik, Rico Waas menyampaikan bahwa lima gardu induk PLN terendam banjir, terutama di wilayah Medan Utara. Proses pemulihan listrik telah dimulai seiring surutnya genangan air dan akan dinyalakan secara bertahap. Pemadaman di area yang masih banjir sengaja dilakukan untuk mencegah korsleting dan hal yang tidak diinginkan.

Jaminan dari Pertamina
Tito Riyanto, Sales Manager Retail Medan PT Pertamina, mengonfirmasi bahwa stok BBM di depot internal masih sangat aman, bahkan cukup untuk 10-11 hari ke depan.

“Kami pastikan dalam 2-3 hari ke depan, suplai ke SPBU akan kembali normal selama cuaca membaik dan akses jalan memungkinkan. Tidak ada kekhawatiran soal stok, yang perlu kami atur adalah distribusinya,” ujar Tito.

Kedua perusahaan BUMN tersebut berkomitmen penuh untuk memperbaiki layanan dan mengatasi kendala ini secepat mungkin. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com