Warga Dengar Suara Ledakan, Tim SAR Kejar Lokasi Diduga Jatuhnya Pesawat ATR 400 di Maros

68

MAROS – Pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, memasuki fase intensif. Tim SAR gabungan TNI dan Basarnas kini memusatkan operasi di kawasan pegunungan kars Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Langkah ini diambil setelah sejumlah warga melaporkan melihat kepulan asap tebal dan mendengar suara ledakan keras di wilayah perbukitan terjal tersebut.

Laporan masyarakat ini menjadi petunjuk penting setelah pesawat dengan 11 orang di dalamnya menghilang dari radar dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar sekitar pukul 13.17 WITA.

Baca Juga : Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Kawasan Leang Leang, Maros – Basarnas Kerahkan Tim Darurat!

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengonfirmasi pasukan telah bergerak cepat menuju lokasi terpantau asap.

“Mudah-mudahan ini lokasi jatuhnya, sesuai dengan laporan warga yang sebelumnya mendengar suara ledakan,” ujarnya seperti yang dilansir Media Indonesia.

Untuk memperluas jangkauan pencarian, Kodam Hasanuddin telah menyiagakan lima Satuan Setingkat Kompi (SSK). Mereka juga berkoordinasi dengan Pangkostrad untuk menambah satu SSK lagi.

Tidak hanya itu, tim pascabencana yang awalnya berjumlah 30 personel telah ditingkatkan menjadi sekitar 60 personel guna mempercepat proses evakuasi jika pesawat ditemukan.

Data Koordinat Terakhir yang dihimpun Basarnas menunjukkan posisi akhir pesawat diperkirakan di sekitar Leang-leang, dengan titik 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur. Koordinat ini menjadi fokus utama penyisiran.

Hingga saat ini, tim gabungan masih berjuang menembus medan untuk mencapai titik asap. Kondisi cuaca dan kontur pegunungan kars yang terjal diprediksi menjadi tantangan terberat dalam operasi penyelamatan ini. Masyarakatakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi.

Perkembangan terkini akan terus diupdate. Ikuti media resmi Basarnas dan TNI untuk informasi yang valid. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com