7 Bunga Termahal di Dunia, Ada yang Harganya Miliaran & Hanya Mekar di Malam Hari!
DI BALIK keindahan dan aromanya yang memikat, beberapa bunga di dunia menyimpan nilai fantastis yang bisa mencapai miliaran rupiah!
Kelangkaan ekstrem, proses budidaya yang rumit, dan momen mekar yang singkat menjadikan mereka primadona para kolektor dan simbol kemewahan. Berikut 7 bunga termahal di dunia yang kisahnya bakal membuat Anda terpana.
1. Kadupul: “Sang Ratu Malam” yang Tak Ternilai Harganya
Bunga Kadupul (Epiphyllum oxypetalum) adalah misteri alam yang memesona. Dijuluki “Ratu Malam”, bunga ini hanya mekar di tengah malam dan layu sebelum matahari terbit, membuatnya mustahil untuk diperdagangkan.
Nilainya terletak pada pengalaman langka menyaksikan mekarnya yang singkat, disertai aroma lembut nan memabukkan.
Kolektor rela menunggu bertahun-tahun untuk momen sakral ini, menjadikan Kadupul sebagai simbol keindahan yang tak bisa dimiliki, hanya bisa dinikmati sesaat.
2. Anggrek Nongke Shenzhen: Mahakarya Sains Senilai Rp 3,3 Miliar
Ini bukan bunga biasa, melainkan hasil rekayasa ilmuwan Tiongkok setelah 8 tahun penelitian intensif! Anggrek Nongke Shenzhen adalah bukti nyata dedikasi sains.
Baca Juga : 7 Desain Kamar Tidur Paling Diminati Gen Z, Minimalis hingga Estetik Ramah Isi Dompet
Kelangkaan dan keeksklusifannya terbukti saat satu tangkainya dilelang dengan harga fantastis, sekitar 200 ribu USD atau setara Rp 3,3 miliar. Nilainya mencerminkan mahalnya biaya riset, teknologi mutakhir, dan keindahan sempurna yang tercipta.
3. Juliet Rose: Mawar Rp 15 Miliar Hasil 15 Tahun Pengembangan
Bayangkan menunggu 15 tahun dan menghabiskan dana miliaran untuk menciptakan satu jenis mawar. Itulah kisah Juliet Rose, si “mawar bernyawa” hasil dedikasi David Austin.
Dengan warna peach lembut, kelopak sempurna, dan aroma memikat, mawar ini menjadi bintang di pernikahan super mewah.
Biaya pengembangannya yang mencapai 3 juta GBP (sekitar Rp 15 miliar) menjadikannya salah satu mawar termahal sepanjang masa.
4. Anggrek Emas Kinabalu: Emas Hijau dari Hutan Malaysia yang Terancam
Hanya tumbuh di lereng Gunung Kinabalu, Malaysia, Anggrek Emas Kinabalu (Paphiopedilum rothschildianum) adalah harta karun alam yang nyaris punah. Butuh 10-15 tahun untuk berbunga pertama kali!
Pola kelopaknya yang seperti garis emas menambah pesona. Karena dilindungi dan sangat langka, harganya di pasar gelap bisa mencapai ribuan dolar per tangkai, menjadikannya buruan kolektor gelap.
5. Saffron Crocus: Bunga Emas Merah Penghasil Rempah Paling Mahal
Bunga ungu cantik ini adalah sumber safron, rempah termahal di dunia yang lebih bernilai dari emas! Untuk menghasilkan 1 kg safron, dibutuhkan sekitar 150.000 kuntum bunga yang dipetik secara manual saat fajar.
Proses panen yang sangat intensif inilah yang mendongkrak harga safron hingga puluhan juta rupiah per kilogram, sekaligus menempatkan bunganya dalam jajaran flora paling berharga.
6. Gloriosa: Si “Kembang Sungsang” dengan Warna Drama Eksotis
Dikenal sebagai Kembang Sungsang, Gloriosa adalah lambang keanggunan eksotis. Kelangkaannya di alam liar dan pesona visualnya yang dramatis dengan gradasi warna dari kuning, oranye, hingga merah menyala membuatnya menjadi favorit dekorasi kelas atas. Bunga ini melambangkan ambisi dan keagungan, cocok untuk mereka yang menyukai kemewahan yang tak biasa.
7. Hydrangea Langka: Si “Bunglon” yang Melambangkan Kemakmuran
Hydrangea atau Hortensia terkenal dengan kemampuannya mengubah warna berdasarkan tingkat keasaman tanah. Beberapa varietas langka hasil budidaya khusus, seperti Hydrangea biru tua atau merah muda pekat, bisa dihargai sangat tinggi.
Kombinasi keindahan “bunglon”-nya, makna simbolis sebagai ungkapan syukur dan kemakmuran, serta perawatan rumit, menempatkannya dalam daftar bunga termahal.
Dari yang tak ternilai hingga yang harganya selangit, bunga-bunga ini membuktikan bahwa keindahan alam sering kali disertai dengan kelangkaan dan pengorbanan yang luar biasa.
Mereka bukan sekadar tanaman, melainkan karya seni alam dan sains yang memukau. Apakah Anda terpesona oleh pesona sang Ratu Malam atau mengagumi mahakarya sains Anggrek Nongke Shenzhen? (Red)