Andre Rosiade: Bobby Nasution Gubernur Pekerja Keras, APBD Sumut 2 Kali Sumbar Jadi Kunci Terobosan

391

MEDAN — Pujian Andre Rosiade untuk Bobby Nasution bukan sekadar basa-basi politik. Di hadapan keluarga besar Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sumatera Utara, Ketua Umum DPP IKM itu menyebut Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai gubernur yang bekerja keras membangun daerah.

“Saya lihat Pak Bobby ini luar biasa. Gubernur yang bekerja keras,” kata Andre saat pelantikan Pengurus Wilayah IKM Sumut 2024–2029 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Sabtu (26/9/2026).

Yang membuat Sumut berbeda, menurut Andre, adalah kekuatan fiskal. APBD Sumatera Utara dua kali lipat Sumatera Barat.

“Kekuatan anggaran Sumut tidak bisa kami imbangi,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini. Bobby dinilai mampu mempercepat terobosan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Salah satu proyek yang disorot: jalan menuju Berastagi dengan konsep kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) berbasis APBD. Andre menyebut langkah ini terobosan yang berdampak pada ekonomi daerah.

Bobby juga disebut akan menuntaskan tol menuju Danau Toba serta jalur kereta api yang terkoneksi dari Aceh ke Sumut.

Baca Juga : Inovasi Atasi Banjir: Sedimen Disulap Jadi Tanggul, Tito Karnavian Apresiasi Kinerja Bobby Nasution di Tapteng

Di sisi lain, Andre mengingatkan Sumbar juga membangun tol Sicincin–Bukittinggi pada akhir 2026 dengan anggaran Rp29 triliun dari APBN.

Karena itu, ia mengajak warga Minang di Sumut mendukung pembangunan dan berharap Pemprov Sumut memperluas konektivitas serta lapangan kerja bagi perantau.

Bobby Nasution menawarkan agenda baru: industri halal. Menurutnya, potensi keumatan ini jarang digarap. Dengan adanya badan halal, fokus tak lagi hanya sertifikasi, tetapi ekosistem industri halal yang bisa menggerakkan ekonomi dan kesejahteraan.

Bobby juga mengapresiasi warga Minang yang adaptif dan membangun komunitas ekonomi di perantauan.

Mengapa penting? Sumut punya APBD besar dan posisi strategis. Jika KPBU, tol Danau Toba, kereta Aceh–Sumut, dan industri halal berjalan, efeknya adalah lapangan kerja, investasi, dan daya saing regional.

Narasi “gubernur pekerja keras” kini menunggu realisasi proyek dan transparansi anggaran. (FD/Rel)